Masalah Sampah Plastik di Bumi dan Cara Penanggulangannya saat Pandemik
Rabu, 01 Juli 2020 - 16:05 WIB
loading...
A
A
A
Plastik saat Pandemik
Penggunaan ulang plastik di masa pandemik saat ini menjadi kekhawatiran besar. Sebab, jika hanya sekali pakai saja, sampah plastik bisa menggunung di banyak negara di dunia.
Menjawab hal itu, lebih dari 115 ahli kesehatan dari delapan belas negara menyatakan bahwa konsep penggunaan kembali plastik aman dilakukan selama pandemi Covid-19.
Pernyataan mereka menyanggah pandangan pihak industri plastik yang menekankan bahwa konsep tersebut berpeluang besar terhadap penyebaran virus.
Para ahli kesehatan yang bergabung dengan Greenpeace Amerika Serikat dan UPSTREAM, menekankan bahwa plastik sekali pakai tidak lebih aman dari wadah yang dapat digunakan kembali (reusable).
Promosi plastik sekali pakai demi mengurangi peluang terinfeksi virus corona seharusnya tidak dilakukan karena itu akan berdampak negatif terhadap lingkungan, sistem air, dan pasokan makanan.
“Penggunaan plastik sekali pakai lebih buruk dibandingkan dengan penggunaan yang aman dari kantong, wadah, dan peralatan yang dapat digunakan kembali,” kata Dr. Mark Miller, mantan direktur penelitian di Institut Kesehatan Nasional – Fogarty International Center.
Penggunaan ulang plastik di masa pandemik saat ini menjadi kekhawatiran besar. Sebab, jika hanya sekali pakai saja, sampah plastik bisa menggunung di banyak negara di dunia.
Menjawab hal itu, lebih dari 115 ahli kesehatan dari delapan belas negara menyatakan bahwa konsep penggunaan kembali plastik aman dilakukan selama pandemi Covid-19.
Pernyataan mereka menyanggah pandangan pihak industri plastik yang menekankan bahwa konsep tersebut berpeluang besar terhadap penyebaran virus.
Para ahli kesehatan yang bergabung dengan Greenpeace Amerika Serikat dan UPSTREAM, menekankan bahwa plastik sekali pakai tidak lebih aman dari wadah yang dapat digunakan kembali (reusable).
Promosi plastik sekali pakai demi mengurangi peluang terinfeksi virus corona seharusnya tidak dilakukan karena itu akan berdampak negatif terhadap lingkungan, sistem air, dan pasokan makanan.
“Penggunaan plastik sekali pakai lebih buruk dibandingkan dengan penggunaan yang aman dari kantong, wadah, dan peralatan yang dapat digunakan kembali,” kata Dr. Mark Miller, mantan direktur penelitian di Institut Kesehatan Nasional – Fogarty International Center.
(wbs)
Lihat Juga :