Helikopter Serang Buatan Italia Terbang Perdana, Leonardo AW249 Punya Kokpit Lapis Baja

Kamis, 25 Agustus 2022 - 07:00 WIB
loading...
Helikopter Serang Buatan...
Prototipe pertama dari helikopter serang AW249, yang dikembangkan oleh Leonardo Helicopters, melakukan penerbangan pertamanya. Foto/Leonardo/Bulgarian Military
A A A
ROMA - Prototipe pertama dari helikopter serang AW249, yang dikembangkan oleh Leonardo Helicopters, melakukan penerbangan pertamanya. Penerbangan itu pada 12 Agustus di fasilitas perusahaan di Vergiate, Italia .

Helikopter ini dilengkapi dengan senapan mesin OTO Melara TM197B 20mm dan Toplite Electro-Optic milik Rafael. Prototipe eksperimental adalah helikopter pertama yang diproduksi di bawah NEES. Program NEES dijalankan oleh Angkatan Darat Italia.

Program NEES diluncurkan pada tahun 2017. Program ini seharusnya menggantikan helikopter pengintai dan serang A129D Mangusta. Mereka telah bertugas dengan tentara Italia sejak 1990-an. NEES ditandatangani dengan Leonardo Helicopters untuk pengembangan helikopter AW249 senilai USD487 juta.

Baca juga; Tercepat dan Terkuat, Helikopter Defiant Sanggup Melaju 450 Km/Jam Bawa Beban 2,4 Ton

“AW249 memenuhi semua persyaratan helikopter generasi baru yang akan memenuhi kebutuhan medan perang yang berkembang pesat selama 30 tahun ke depan. AW249 akan menggabungkan teknologi canggih, kinerja luar biasa, dan daya tahan tinggi dengan biaya pengoperasian yang rendah,” keterangan perusahaan itu dalam sebuah pernyataan dikutip SINDOnews dari laman Bulgarian Military, Kamis (25/8/2022).

Militer Italia akan mempensiunkan A129D pada tahun 2025 dan berencana untuk menerima pengiriman AW249 mulai tahun 2025. Pengiriman 1 prototipe eksperimental, 3 prototipe serial, dan 48 helikopter operasional direncanakan dalam proyek tersebut.

Agar AW249 dapat beradaptasi dengan skenario yang berubah sesuai dengan kebutuhan medan perang masa depan, helikopter tersebut rencananya akan dirancang dengan arsitektur sistem terbuka. Helikopter yang akan dilengkapi dengan peralatan komunikasi line-of-sight [LOS], beyond-line-of-sight [BLOS], dan sistem komando dan kontrol canggih, juga direncanakan dapat mengoperasikan sistem tanpa awak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Italia Siap Gunakan...
Italia Siap Gunakan AI untuk Gantikan Dokter dalam Memberi Resep
Anthropic Ditekan Pentagon...
Anthropic Ditekan Pentagon untuk Cabut Pembatasan Penggunaan AI dalam Operasi Militer
Militer Israel Dilarang...
Militer Israel Dilarang Keras Menggunakan HP Android Harus Ganti iPhone
Sikorsky Luncurkan S-70UAS...
Sikorsky Luncurkan S-70UAS U-Hawk, Helikopter Black Hawk Tanpa Pilot Pertama
Militer AS Uji Coba...
Militer AS Uji Coba Kirim Paket ke Luar Angkasa Pakai Roket Kargo
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Digugat Rp1 Miliar oleh...
Digugat Rp1 Miliar oleh Keluarga Keisya Levronka, Untar Buka Suara
V BTS Minta ARMY Tak...
V BTS Minta ARMY Tak Datangi Hotel selama Tur Eropa, Ungkap Hanya Tidur 2,5 Jam
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved