Italia Siap Gunakan AI untuk Gantikan Dokter dalam Memberi Resep

Minggu, 19 April 2026 - 20:02 WIB
loading...
Italia Siap Gunakan...
Kecerdasan buatan. FOTO/ DAILY
A A A
MILAN - Italia sedang menggalang dana untuk menerapkan platform digital terintegrasi AI bagi dokter keluarga, yang beroperasi sebagai aplikasi komputer yang memungkinkan dokter untuk berinteraksi langsung dengan sistem tersebut.


Italia meningkatkan penerapan kecerdasan buatan (AI) di sektorkesehatan, khususnya di layanan kesehatan primer, dengan harapan dapat meningkatkan efisiensi pengobatan dan mendukung dokter dalam praktik klinis.

Menurut laporan koresponden Kantor Berita Vietnam di Roma, yang mengutip surat kabar harian Il Sole 24 Ore, Italia sedang memobilisasi dana dari Rencana Ketahanan dan Pemulihan Nasional (PNRR) untuk menerapkan platformteknologi digitalterintegrasi AI bagi dokter keluarga.

Platform ini beroperasi sebagai aplikasi komputer dengan antarmuka yang ramah pengguna, memungkinkan dokter untuk berinteraksi langsung dengan sistem.

Melalui sebuah alat bernama "Mia," dokter dapat mengajukan pertanyaan dan menerima informasi berdasarkan basis data medis yang terverifikasi dan bersertifikasi, termasuk pedoman pengobatan, prosedur profesional, peraturan hukum, literaturilmiah, dan alur diagnosis-pengobatan.

Tujuannya adalah untuk mendukung dokter dalam membuat keputusan yang lebih cepat dan akurat selama pemeriksaan dan perawatan medis.

Proyek ini saat ini berada dalam fase awal, dengan sekitar 1.500 dokter keluarga berpartisipasi dalam uji coba di tiga skenario klinis spesifik. Program pelatihan juga direncanakan untuk tahun ini guna meningkatkan keterampilan aplikasi AI dan pemahaman teknologi tim medis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved