Ramai Dugaan Kebocoran Data, Pengamat: Pemilik Data yang Paling Menderita
Rabu, 24 Agustus 2022 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
”Pengelola data paling hanya mendapat malu, dianggap tidak kapabel. Namun, pemilik data yang harus menanggung akibat dari kebocoran data,” tambahnya.
Jika data yang bocor adalah kredensial, mungkin mitigasi seperti mengganti password atau mengaktifkan TFA Two Factor Authentication bisa dilakukan dan efektif menangkal efek negatif bagi pemilik data. Selama diumumkan segera dan pemilik kredensial menyadari hal ini.
BACA JUGA: Giliran Jasa Marga Diduga Kena Retas, 252 GB Data Bocor
Namun, jika yang bocor adalah data lain seperti data kependudukan, informasi rahasia pribadi atau log akses situs, maka pemilik data kependudukan dan log akses situs tersebut yang akan paling menderita. ”Karena data yang bocor tersebut tidak seperti kredensial yang dapat diganti,” beber Alfons.
Jika data yang bocor adalah kredensial, mungkin mitigasi seperti mengganti password atau mengaktifkan TFA Two Factor Authentication bisa dilakukan dan efektif menangkal efek negatif bagi pemilik data. Selama diumumkan segera dan pemilik kredensial menyadari hal ini.
BACA JUGA: Giliran Jasa Marga Diduga Kena Retas, 252 GB Data Bocor
Namun, jika yang bocor adalah data lain seperti data kependudukan, informasi rahasia pribadi atau log akses situs, maka pemilik data kependudukan dan log akses situs tersebut yang akan paling menderita. ”Karena data yang bocor tersebut tidak seperti kredensial yang dapat diganti,” beber Alfons.
(dan)
Lihat Juga :