Rusia Tambah Helikopter Tempur untuk Gempur Ukraina, 360 Unit Disiagakan di Belarusia
Rabu, 17 Agustus 2022 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
“Fenomena penggunaan helikopter serang Rusia untuk mendukung operasi darat. Rusia secara aktif menggunakan lapangan terbang Belarusia,” kata Ignat dikutip SINDOnews dari laman Bulgarian Military, Rabu (17/8/2022).
Menurut Ignat, angkatan bersenjata Ukraina mengalami kesulitan melawan rudal tak terarah yang ditembakkan dari helikopter tempur Ka-52. Selain helikopter, Rusia menggunakan pengebom jarak jauh, pengebom tempur, dan pesawat serang.
Baca juga; Helikopter Rusia Ditembak Jatuh Rudal Buatan Inggris, Moskow Murka
“Terlepas dari semua masalah dan kurangnya jumlah senjata presisi tinggi yang memadai, Moskow mampu menambah helikoper tempur, dan angkatan udara Rusia terus menyiksa tentara Ukraina,” kata Ignat.
Tim peneliti di blog Oryx, yang menghitung kerugian peralatan militer Rusia di Ukraina, menyatakan bahwa Pasukan Rusia telah kehilangan setidaknya 15 helikopter serang Ka-52 sejak awal perang pada 24 Februari. Terbaru, setidaknya tiga helikopter serang Ka-52 Rusia ditembak jatuh, Komando Angkatan Udara Ukraina pada 15 Agustus 2022 di wilayah Donetsk.
Menurut Ignat, angkatan bersenjata Ukraina mengalami kesulitan melawan rudal tak terarah yang ditembakkan dari helikopter tempur Ka-52. Selain helikopter, Rusia menggunakan pengebom jarak jauh, pengebom tempur, dan pesawat serang.
Baca juga; Helikopter Rusia Ditembak Jatuh Rudal Buatan Inggris, Moskow Murka
“Terlepas dari semua masalah dan kurangnya jumlah senjata presisi tinggi yang memadai, Moskow mampu menambah helikoper tempur, dan angkatan udara Rusia terus menyiksa tentara Ukraina,” kata Ignat.
Tim peneliti di blog Oryx, yang menghitung kerugian peralatan militer Rusia di Ukraina, menyatakan bahwa Pasukan Rusia telah kehilangan setidaknya 15 helikopter serang Ka-52 sejak awal perang pada 24 Februari. Terbaru, setidaknya tiga helikopter serang Ka-52 Rusia ditembak jatuh, Komando Angkatan Udara Ukraina pada 15 Agustus 2022 di wilayah Donetsk.

Lihat Juga :