Amazon Caplok Perusahaan Robot Seharga Rp25,4 Triliun

Senin, 08 Agustus 2022 - 15:27 WIB
loading...
Amazon Caplok Perusahaan Robot Seharga Rp25,4 Triliun
Kesepakatan ini memberi Amazon pijakan yang lebih kuat di bidang robot. FOTO/ IST
A A A
NEW YORK - Amazon secara mengejukan mengakuisisi perusahaan pembuat robot Roomba, iRobot . Tak main-main, nilai akuisisi mencapai USD 1,7 miliar atau setara Rp 25,4C triliun.

Ini artinya Amazon melakukan pembelian sekitar USD61 atau sekitar Rp911 ribu per saham. 22% di atas harga penutupan iRobot pada akhir perdagangan pada hari Kamis.

BACA JUGA - Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD

Kesepakatan ini memberi Amazon pijakan yang lebih kuat di bidang robot. Pasalnya, tahun lalu, raksasa e-commerce itu telah meluncurkan robot rumah bernama Astro yang multi fungsi.

Melansir dari TechSpot, Astro sendiri dirancang untuk bisa difungsikan sebagai kamera keamanan seluler, pusat hiburan, dan alat komunikasi. Robot bekerja dengan terhubung ke Wi-Fi.

Astro semakin bisa diandalkan karena didukung oleh prosesor Snapdragon. Selain itu juga memiliki speaker stereo, kamera ganda, layar sentuh 10 inci, dan bahkan port USB-C.

Untuk diketahui, Amazon telah berinvestasi dalam gadget lain yang dirancang untuk membuat hidup lebih mudah seperti bel pintu Ring dan rangkaian speaker bertenaga Alexa-nya.

Namun, akuisisi iRobot oleh Amazon ini jauh lebih besar daripada Ring dan merupakan salah satu langkah terbesar yang dilakukan oleh CEO baru perusahaan, Andy Jassy.

Kesepakatan iRobot menempati peringkat keempat terbesar Amazon hingga saat ini di belakang Whole Foods, MGM, dan One Medical dengan masing-masing USD13,7 miliar, USD8,45 miliar, dan USD3,9 miliar.

Dave Limp, SVP Amazon Devices, mengatakan bahwa mereka senang bekerja dengan tim iRobot untuk menciptakan cara yang membuat hidup pelanggan lebih mudah dan menyenangkan.

iRobot didirikan pada tahun 1990 oleh Colin Angle, Rodney Brooks dan Helen Greiner, yang sebelumnya bekerja di Lab Kecerdasan Buatan MIT. Penyedot debu robotik pertamanya untuk konsumen tiba pada tahun 2002.

Perusahaan tersebut go public pada tahun 2005. iRobot juga memiliki jajaran robot pengepel untuk lantai permukaan keras dan telah menambahkan beberapa fitur ke penyedot debunya termasuk pengosongan tempat sampah otomatis.

Seperti biasa, kesepakatan akan tunduk pada kondisi penutupan adat termasuk pemegang saham dan persetujuan peraturan. Colin Angle iRobot akan tetap sebagai CEO pasca-akuisisi.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1186 seconds (10.101#12.26)