Bapak Bom Hidrogen Uni Soviet Andrei Sakharov, Diasingkan setelah Sukses Bikin Tsar Bomba

Selasa, 02 Agustus 2022 - 20:01 WIB
loading...
A A A
Pada akhir 1950-an, Sakharov menjadi semakin khawatir tentang bahaya uji coba dan proliferasi nuklir. Terutama setelah Uni Soviet menguji "Tsar Bomba" pada 30 Oktober 1961, ledakan senjata nuklir paling kuat dalam sejarah manusia.

Akibatnya, Sakharov mulai menulis surat kepada para pemimpin Soviet yang mendesak untuk menghentikan uji coba nuklir di atmosfer sambil menulis artikel di jurnal ilmiah tentang bahaya kejatuhan radioaktif. Pada akhir 1960-an dia mulai secara terbuka mengkritik penindasan Uni Soviet terhadap kebebasan sipil dan pelanggaran hak asasi manusia, terutama setelah invasi Soviet tahun 1968 ke Cekoslowakia.
Bapak Bom Hidrogen Uni Soviet Andrei Sakharov, Diasingkan setelah Sukses Bikin Tsar Bomba


Pada tahun 1970 ia mendirikan Komite Hak Asasi Manusia Moskow, dan pada tahun 1975 Sakharov dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian. Pihak berwenang Soviet tidak mengizinkannya pergi ke Oslo, Norwegia untuk menerima penghargaannya sehingga istrinya berbicara atas namanya.

Setelah mencela invasi Soviet ke Afghanistan pada Januari 1980, Sakharov diasingkan di Gorky atau Nizhny Novgorod, sebuah kota kecil 250 mil sebelah timur Moskow. Pada tahun 1985 Sakharov melakukan mogok makan enam bulan, menuntut istrinya dibebaskan dan diberikan izin untuk menjalani operasi jantung di Amerika Serikat.

Sakharov dan istrinya dibebaskan dari pengasingan dan diundang ke Moskow pada Desember 1986 oleh Mikhail Gorbachev sebagai bagian dari kebijakan liberalisasi domestiknya. Pada April 1989, Sakharov terpilih menjadi anggota Kongres Deputi Rakyat yang baru dibentuk dan terpilih jadi pemimpin bersama oposisi demokratis. Tepat sebelum dia meninggal di Moskow pada 14 Desember 1989, dia berbicara di depan Kongres Soviet dan menganjurkan liberalisasi ekonomi dan pluralisme politik yang lebih besar.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laboratorium Bahan Peledak...
Laboratorium Bahan Peledak Terbesar di Dunia Beroperasi di Texas
Lanjutkan Program Nuklir,...
Lanjutkan Program Nuklir, Iran Tangguhkan Kerjasama dengan IAEA
Ini Kecanggihan Bom...
Ini Kecanggihan Bom GBU-57 AS yang Diragukan Trump Bisa Hancurkan Iran
Roket Uni Soviet Kembali...
Roket Uni Soviet Kembali ke Bumi setelah 53 Tahun Terjebak di Antariksa
Spesifikasi Bom MK-84,...
Spesifikasi Bom MK-84, Bom Seberat 1 ton yang Dikirim Trump untuk Israel
Toshiba Bantu Airbus...
Toshiba Bantu Airbus Ciptakan Mesin Pesawat Bertenaga Hidrogen
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Gegana dan Densus 88...
Gegana dan Densus 88 Sisir SDN Srengseng Sawah 15 usai Ancaman Teror
Pastikan Tidak Ada Bom...
Pastikan Tidak Ada Bom di SDN 15 Srengseng Sawah, Polisi Kerahkan Empat Anjing Pelacak
Rekomendasi
FIFA Selidiki Spanduk...
FIFA Selidiki Spanduk Kontroversial Argentina soal Kepulauan Falkland
Cetak Kades Berkualitas,...
Cetak Kades Berkualitas, Kemendagri Gelar Program Kepala Desa Masuk Kampus
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved