China Mengkonfirmasi Roket Inti Long March 5B Jatuh di Laut Sulu, NASA Beri Kritik Keras
Senin, 01 Agustus 2022 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Tercatat ada enam objek luar angkasa dengan berat lebih dari 20 ton yang masuk kembali secara tidak terkendali sejak awal perjalanan ruang angkasa. Di antaranya, Skylab NASA pada 1979, stasiun ruang angkasa Mir Rusia (2001), pesawat ulang-alik Columbia NASA (2003) yang secara tragis pecah dalam upaya masuk kembali yang terkontrol, dan tahap inti dari tiga peluncuran Long March 5B China.
Bagi roket Long March 5B China ini merupakan kejadian ketiga kali, jatuh ke Bumi secara tidak terkendali. Peristiwa sebelumnya pada tahun 2020, fragmen roket mendarat di desa-desa di Pantai Gading dan tahun lalu terbakar di atas Samudra Hindia.
Baca juga; China Siap Luncurkan Modul Wentian ke Stasiun Luar Angkasa Tiangong
![China Mengkonfirmasi Roket Inti Long March 5B Jatuh di Laut Sulu, NASA Beri Kritik Keras]()
Terulangnya kejadian ini mendapat perhatian secara luas dan kritik berbagai pihak, seperti NASA. Apalagi otoritas antariksa China tidak memberikan perkiraan terjadinya roket masuk kembali ke Bumi.
“Republik Rakyat China tidak membagikan informasi lintasan spesifik karena roket Long March 5B mereka jatuh kembali ke Bumi. hal itu sangat penting untuk penggunaan ruang yang bertanggung jawab dan untuk memastikan keselamatan orang-orang di Bumi,” kata Senator Administrator NASA Bill Nelson dikutip SINDOnews dari laman Cosmosmagazine, Senin (1/8/2022).
Bagi roket Long March 5B China ini merupakan kejadian ketiga kali, jatuh ke Bumi secara tidak terkendali. Peristiwa sebelumnya pada tahun 2020, fragmen roket mendarat di desa-desa di Pantai Gading dan tahun lalu terbakar di atas Samudra Hindia.
Baca juga; China Siap Luncurkan Modul Wentian ke Stasiun Luar Angkasa Tiangong

Terulangnya kejadian ini mendapat perhatian secara luas dan kritik berbagai pihak, seperti NASA. Apalagi otoritas antariksa China tidak memberikan perkiraan terjadinya roket masuk kembali ke Bumi.
“Republik Rakyat China tidak membagikan informasi lintasan spesifik karena roket Long March 5B mereka jatuh kembali ke Bumi. hal itu sangat penting untuk penggunaan ruang yang bertanggung jawab dan untuk memastikan keselamatan orang-orang di Bumi,” kata Senator Administrator NASA Bill Nelson dikutip SINDOnews dari laman Cosmosmagazine, Senin (1/8/2022).
(wib)
Lihat Juga :