Tak Berani Tindak Tegas Google dan WhastApp Cs, #BlokirKominfo Kuasai Twitter

Senin, 01 Agustus 2022 - 12:02 WIB
loading...
Tak Berani Tindak Tegas...
Hastag blokir Kominfo menjadi Trending Topic di Twitter hari ini Senin (1/8/2022). FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Kontroversi Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE Lingkup Privat yang tengah dilakukan pemerintah melalui kementrian Komunikasi dan Informatika mengundang reaksi keras. Pasalnya Kominfo dinilai hanya berani memblokir website-website kecil saja sedangkan Google dan WhatsApp Cs masih bisa diakses.

BACA JUGA - Alasan Kominfo Desak Google dan WhatsApp Cs Daftar PSE

Kemarahan pengguna digital terlihat dari #BlokirKominfo trending topic di Twitter, dalam pengamatan SINDOnews Senin (8/11/2022) terlihat hastag #BlokirKominfo menempati posisi nomer 1.

Hastag tersebut muncul karena Kominfo dinilai hanya berani blokir website kecil, Kominfo sendiri sejak 30 Juli 2022 kemarin telah memblokir sejumlah platform digital populer lantaran belum juga mendaftar sebagai PSE Lingkup Privat. Namun sejumlah pengguna mengaku masih bisa mengaksesnya, terutama jika lewat smartphone.

Adapun platform yang diblokir antara lain Yahoo (search engine), Steam, Dota 2, Counter-Strike: Global Offensive, Epic Games, Origin, hingga PayPal.

Apa yang dilakukan Kominfo ini pun menjadi sorotan netizen, bahkan kemarin tagar #BlokirKominfo sempat bertengger di puncak trending topik Twitter.

Untuk diketahui, Kominfo sejak jauh-jauh hari sebenarnya sudah menegaskan bahwa setiap PSE baik lokal maupun asing wajib melakukan pendaftaran PSE Privat paling lambat 20 Juli 2022.

Jika belum mendaftar setelah lewat dari tanggal tersebut, maka akses platform atau situs berpotensi diblokir.

Hal ini sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang PSE Lingkup Privat. Yang mewajibkan setiap PSE mendaftar untuk mewujudkan penyelenggaraan sistem dan transaksi elektronik yang andal, aman, terpercaya dan bertanggung jawab.

Semuel mengklaim bahwa aturan PSE sebenarnya sudah longgar. ”Karena kami sudah informasikan sejak 2019 dan melibatkan masyarakat. Buktinya, sudah lebih dari 9.000 PSE yang melakukan pendaftaran,” katanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Rekomendasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Berita Terkini
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Infografis
Negara-negara Arab Dikecam...
Negara-negara Arab Dikecam karena Tak Berani Melawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved