Ilmuwan Mengajarkan Tikus untuk Mencium Bau
Senin, 29 Juni 2020 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
"Sekarang kita memiliki model untuk memecah waktu dan urutan aktivasi glomeruli, kita dapat memeriksa jumlah minimum dan jenis reseptor yang dibutuhkan oleh bohlam penciuman untuk mengidentifikasi bau tertentu," kata Dmitry Rinberg di NYU Langone Health.
Hasil penelitian ini mengidentifikasikan bahwa kode tersebut berjalan untuk pertama kalinya. Ini merespon bagaimana otak mengubah informasi sensorik menjadi persepsi sesuatu, dalam hal ini adalah bau.
"Ini menempatkan kita lebih dekat untuk menjawab pertanyaan yang sudah lama tentang bagaimana otak mengekstrak informasi sensorik dalam membangkitkan perilaku," tambahnya.
Hasil penelitian ini mengidentifikasikan bahwa kode tersebut berjalan untuk pertama kalinya. Ini merespon bagaimana otak mengubah informasi sensorik menjadi persepsi sesuatu, dalam hal ini adalah bau.
"Ini menempatkan kita lebih dekat untuk menjawab pertanyaan yang sudah lama tentang bagaimana otak mengekstrak informasi sensorik dalam membangkitkan perilaku," tambahnya.
(wbs)
Lihat Juga :