Rajin Beramal, Posisi Daftar Orang Terkaya Bill Gates Digeser Pengusaha India

Minggu, 24 Juli 2022 - 10:55 WIB
loading...
Rajin Beramal, Posisi Daftar Orang Terkaya Bill Gates Digeser Pengusaha India
Posisi Bill Gates tergeser oleh pengusaha asal India. FOTO/ IST
A A A
MENLO PARK - Harta kekayaan pendiri Microsoft Bill Gates t erus disumbangkan untuk kemanusian, hal ini membuat posisi orang terkaya Bill Gates digeser pengusaha India Gautam Adani yang saat ini berada di posisi keempat orang terkaya di dunia.

Posisi Gautam naik satu peringkat dalam Forbes Real-Time Billionaire usai BIll Gates mengumumkan akan memberikan sumbangan yang besar pekan ini.

BACA JUGA - Bill Gates Ungkap Usia Aman Memberi Anak Smartphone

Dikutip dari Forbes, Minggu (24/7/2022), Bill Gates menyatakan pada Rabu lalu akan menyumbangkan USD 20 miliar hartanya ke Bill & Melinda Gates Foundation bulan ini.

Hal ini sebagai upaya yayasan untuk meningkatkan pemberian tahunannya sebesar 50% pada tahun 2026.

Hal tersebut membuat posisi Gautam naik ke posisi nomor 4 yang sebelumnya diisi Bill Gates. Kekayaan pengusaha India itu telah naik lebih dari dua kalilipat sejak awal 2021 menjadi USD112,9 miliar saat ini.

Gautam merupakan pengusaha di bidang infrastruktur di mana ia memiliki saham di enam perusahaan publik di bidang listrik, energi hijau, gas, pelabuhan dan lainnya.

Gautam juga telah menyalip posisi Mukesh Ambani sebagai orang terkaya di Asia pada bulan Februari. Kekayaannya saat itu USD 90,1 miliar dan merupakan peringkat kesepuluh orang terkaya di dunia.

Gautam yang berusia 60 tahun memulai bisnis di perusahaan ekspor komoditas pada tahun 1988. Ia pertama kali muncul dalam daftar miliarder dunia versi Forbes tahun 2008 dengan kekayaan USD 9,3 miliar.

Pada bulan Juni, Gautam Adani dan keluarganya berjanji untuk mendonasikan 600 miliar rupee (USD7,7 miliar) ke berbagai kegiatan sosial.

Sementara, sejalan dengan rencana pemberian sumbangan, posisi Bill Gates turun satu peringkat ke posisi ke-5 orang terkaya dunia. Kekayaannya tercatat sekitar USD 102 miliar berdasarkan penutupan perdagangan AS pada hari Kamis.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1563 seconds (11.252#12.26)