Fenomena Aneh Hujan Ikan di India Setelah Monsun, Begini Penjelasannya

Senin, 18 Juli 2022 - 08:58 WIB
loading...
Fenomena Aneh Hujan...
Penduduk desa di India dibingungkan oleh serangkaian hujan yang tidak biasa baru-baru ini, bahkan menyebabkan ikan turun dari langit. Foto/Twitter/Metro
A A A
JAGTIAL - Penduduk desa di India dibingungkan oleh serangkaian hujan yang tidak biasa baru-baru ini, bahkan menyebabkan ikan turun dari langit . Akibat serangkaian cuaca aneh pada musim hujan, pihak berwenang di Telegana menyatakan siaga merah untuk 12 distrik selama 5 hari ke depan, karena banjir parah telah berdampak pada jutaan orang.

Jalan raya nasional telah tergenang air, yang menyebabkan bagi layanan darurat untuk mencapai desa dan kota yang porak-poranda. Namun kejadian paling aneh dari semua terjadi akhir pekan lalu, ketika setelah hujan deras, dikejutkan jatuhnya ratusan ikan di jalan.

Bahkan, hal yang lebih mengejutkan adalah banyak dari ikan tersebut masih tampak hidup, dan mengelepar di jalan setelah terbawa angin bermil-mil jauhnya dari laut oleh angin monsun. Fenomena aneh ini mengundang perhatian warga dan membuat ramai media sosial pada Jumat 15 Juli 2022.

Baca juga; Fenomena Ikan Mudik, Rezeki Tahunan Cegat Migrasi Ikan ke Hulu Sungai

Seorang saksi mata dikutip SINDOnews, Senin (18/7/2022), dari laman metro.co.uk, membagikan video tersebut ke Twitter, “Di tengah hujan lebat di Telangana, orang-orang kota Jagtial menyaksikan sesuatu yang unik. Orang-orang Sai Nagar di kota Jagtial terbangun dengan kejutan pada hari Jumat dan Sabtu ketika mereka menemukan ikan 'hujan' dari langit."

Dia menambahkan: 'Hujan ikan adalah fenomena cuaca langka yang disebut sebagai "hujan hewan" yang terjadi ketika hewan air kecil seperti katak, kepiting, dan ikan kecil tersapu ke dalam semburan air. Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga berebut untuk mengambil ikan dan mengumpulkannya.

Pada satu titik terdengar seorang pria berkata: “Salah satu tambak ikan pasti telah dibuka, dan ada ratusan dan ratusan ikan yang telah terdampar, dan orang-orang ini di sini mengambil ikan dari tengah jalan.”

Baca juga; Hujan Ikan Terjadi di Texas

Para ilmuwan mengatakan bahwa "hujan ikan" biasanya terjadi ketika angin puyuh yang berputar-putar di atas air yang relatif dangkal berkembang menjadi puting beliung dan menghisap hampir semua yang ada di dalam air termasuk ikan, belut, dan bahkan katak. Seluruh makhluh hidup dalam laut dapat dibawa jarak jauh dengan menerjang awan bahkan ketika puting beliung berhenti berputar.
Fenomena Aneh Hujan Ikan di India Setelah Monsun, Begini Penjelasannya


Laporan CNN, India saat ini berada di tengah-tengah musim hujan yang paling parah dalam beberapa tahun, yang telah merenggut nyawa lebih dari 130 orang. Beberapa hari sebelumnya, warga Jagtial Mohammad Shafi dan putranya Abdul Rashid tewas setelah kendaraan mereka tertimbun tanah longsor saat dalam perjalanan pulang.

Jutaan orang telah mengungsi akibat musim hujan terburuk di India sejak 2005, yang mengakibatkan lebih dari 700 korban dan perpindahan massal. Bendungan dilaporkan telah dibuka di beberapa tempat untuk mengurangi tekanan di kota-kota saat kekhawatiran bahwa curah hujan lebih lanjut dapat terjadi.

Musim muson India biasanya berlangsung dari Juni hingga September, dan biasanya mulai surut pada awal Oktober. “Mengingat tingkat air yang meningkat & keamanan, jalan raya nasional dari Ahmedabad ke Mumbai telah ditutup. Kami akan membuka jalan raya segera setelah permukaan air turun,” kata Amit Prakash Yadav, Komisaris Daerah Kotamadya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Biji-bijian Tumbuh Pesat...
Biji-bijian Tumbuh Pesat Saat Mendengar Suara Hujan
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
Rekomendasi
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Substitute Wife of the...
Substitute Wife of the Tycoon Tayang di V+Short, Microdrama China yang Penuh Intrik Keluarga
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
10 Kota Terkotor di...
10 Kota Terkotor di Dunia 2024, Enam di Antaranya di India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved