TikTok dan Instagram Menjadi Ancaman bagi Google, Inilah alasannya

Senin, 18 Juli 2022 - 05:31 WIB
loading...
TikTok dan Instagram Menjadi Ancaman bagi Google, Inilah alasannya
Senior Vice President Google Prabhakar Raghavan mengatakan, anak muda saat ini lebih memilih platform media sosial daripada layanan Google untuk aktivitas pencarian. Foto/VPE
A A A
MOUNTAIN VIEW - Senior Vice President Google Prabhakar Raghavan mengatakan, anak muda saat ini lebih memilih platform media sosial daripada layanan Google untuk aktivitas pencarian . Sebab, anak muda umumnya tertarik pada bentuk penemuan informasi yang lebih kaya visual.

Misalnya, anak muda yang berusia antara 18 dan 24 tahun lebih suka pergi ke TikTok atau Instagram ketika mereka mencari tempat untuk hang out daripada Google Maps atau Penelusuran. Dan tren ini sangat berdampak pada layanan inti Google.

“Kami terus belajar, lagi dan lagi, bahwa pengguna internet baru tidak memiliki harapan dan pola pikir yang sudah menjadi kebiasaan kami. Pertanyaan yang mereka ajukan sama sekali berbeda,” kata Prabhakar Raghavan seperti dilansir Petapixel dikutip SINDOnews dari laman Livemint, Senin (18/7/2022).

Baca juga; 3 Hari Lagi, Google, WhatsApp, & Instagram Siap-siap Diblokir Pemerintah

Dia menjelaskan, dalam studi internal yang dilakukan Google, sekitar 40 persen anak muda, ketika mencari tempat untuk makan siang, mereka tidak membuka Google Maps atau Penelusuran. Sebaliknya, mereka pergi ke TikTok atau Instagram.

Laporan Techcrunch menyebutkan, pada penelitian internal ini melibatkan survei terhadap 18 hingga 24 kelompok di AS. Data, yang belum dipublikasikan, mungkin ditambahkan ke situs kompetisi Google, bersama dengan statistik lainnya.

“Pengguna ini cenderung tidak mengetikkan kata kunci, melainkan mencari konten dengan cara baru yang lebih imersif. Hari yang Aneh Akan Datang” kata legenda Wall Street ini memperingatkan.

Baca juga; Instagram Uji Coba Stories Instagram Bisa Dilihat Langsung di Facebook

Menjawab mengapa tren ini berkembang, kata Raghavan, orang-orang muda pada umumnya tertarik pada lebih banyak "bentuk visual yang kaya" dari penemuan informasi. Di masa depan, permintaan mereka akan konten visual akan mengubah Google Penelusuran.

Tahun lalu, Google mengatakan kepada The Information bahwa mereka sedang mengerjakan kesepakatan yang memungkinkan mereka mengindeks video Instagram dan TikTok di Google Search. Saat ini, pengguna dapat memasukkan pencarian untuk kata kunci diikuti dengan kata, "TikTok," dan mesin pencari Google akan mengembalikan deretan hasil video TikTok sebelum halaman web standar.

Sementara itu, TikTok juga menjadi ancaman bagi Instagram Meta. Dan kompetisi ini telah menyebabkan Instagram berfokus pada video dan mengadopsi lebih banyak fitur seperti TikTok

Minggu ini, Instagram menunjukkan penekanan berkelanjutan pada video ketika mereka mengungkapkan bahwa aplikasi tersebut sedang menguji alat Live Producer. Aplikasi baru ini memungkinkan pembuat konten untuk melakukan siaran langsung dari desktop menggunakan perangkat lunak streaming eksternal.

Sementara bulan lalu, Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa Instagram sedang menguji umpan layar penuh yang sangat meniru saingan perusahaan TikTok.
(wib)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3203 seconds (10.177#12.26)