Sukses Lakukan 2 Uji Coba Rudal Hipersonik, AS Siap Bersaing dengan China dan Rusia
Kamis, 14 Juli 2022 - 18:47 WIB
loading...
A
A
A
“Ini adalah langkah yang menjanjikan menuju kemampuan peluncur erektor pengangkut OpFires (TEL) untuk menembakkan rudal jarak menengah secara akurat dari truk logistik yang sangat gesit dan sudah tersedia di inventaris Angkatan Darat AS dan Korps Marinir AS,” kata Letnan Kolonel Joshua Stults , manajer program DARPA untuk OpFires.
![Sukses Lakukan 2 Uji Coba Rudal Hipersonik, AS Siap Bersaing dengan China dan Rusia]()
Dalam waktu hampir bersamaan Angkatan Udara AS mengungkapkan sukses menjalani tes kedua berturut-turut dari Air-Launched Rapid Response Weapon atau ARRW, pendorong rudal hipersonik. Pada 12 Juli 2022, Angkatan Udara AS melakukan tes booster AGM-183A ARRW yang ditunjuk sebagai Penerbangan-3 di lepas pantai California Selatan.
Menurut siaran pers yang dibagikan oleh Pangkalan Angkatan Udara Eglin bahwa ini adalah penerbangan kedua belas untuk program tersebut. Tes terbaru ini bertindak sebagai demonstrasi peluncuran ketiga dan tes booster kedua yang berhasil diselesaikan oleh Angkatan Udara.
Sebelumnya pengujian yang dilakukan pada Juli 2021 mengalami kegagalan sebagian, setelah pendorong roket gagal menyala dan menyebabkan rudal jatuh ke lautan Pasifik. Data yang bermanfaat dari peluncuran tetap dikumpulkan, yang diklaim Angkatan Udara sebagai setengah sukses.
![Sukses Lakukan 2 Uji Coba Rudal Hipersonik, AS Siap Bersaing dengan China dan Rusia]()
Baca juga; Begini Karakteristik Rudal Hipersonik AS yang Masih Dirahasiakan

Dalam waktu hampir bersamaan Angkatan Udara AS mengungkapkan sukses menjalani tes kedua berturut-turut dari Air-Launched Rapid Response Weapon atau ARRW, pendorong rudal hipersonik. Pada 12 Juli 2022, Angkatan Udara AS melakukan tes booster AGM-183A ARRW yang ditunjuk sebagai Penerbangan-3 di lepas pantai California Selatan.
Menurut siaran pers yang dibagikan oleh Pangkalan Angkatan Udara Eglin bahwa ini adalah penerbangan kedua belas untuk program tersebut. Tes terbaru ini bertindak sebagai demonstrasi peluncuran ketiga dan tes booster kedua yang berhasil diselesaikan oleh Angkatan Udara.
Sebelumnya pengujian yang dilakukan pada Juli 2021 mengalami kegagalan sebagian, setelah pendorong roket gagal menyala dan menyebabkan rudal jatuh ke lautan Pasifik. Data yang bermanfaat dari peluncuran tetap dikumpulkan, yang diklaim Angkatan Udara sebagai setengah sukses.

Baca juga; Begini Karakteristik Rudal Hipersonik AS yang Masih Dirahasiakan
Lihat Juga :