Pesawat Kiamat Rusia Zveno-3C, Bisa Terbang Sejauh 10.000 Km Non-Stop

Senin, 11 Juli 2022 - 12:47 WIB
loading...
Pesawat Kiamat Rusia...
Rusia menerima dua pesawat komando dan kontrol tipe baru dalam program yang disebut Zveno-3C pada Oktober 2020. Foto/Delfi
A A A
MOSKOW - Rusia menerima dua pesawat komando dan kontrol tipe baru dalam program yang disebut Zveno-3C pada Oktober 2020. Dua pesawat Ilyushin Il-96VKP Airborne Command (VKP), dibangun dari pesawat Ilyushin Il-96-400M, di Voronezh Aircraft Production Company (VASO).

Dua pesawat baru ini, diproyeksikan untuk menggantikan pesawat komando dan kontrol udara Ilyushin Il-80, yang juga dijuluki pesawat Kiamat. Tiga dari empat unit Il-80 yang ada tetap beroperasi dan basis mereka berada di Pangkalan Udara Chkalovsky di luar Moskow.

“Proyek pesawat komando udara sedang dibangun, yang disebut "Link-3C". Pesawat Il-96VKP akan menggantikan pesawat Il-80 yang ada. Dari pesawat Il-96VKP ini, Staf Umum Angkatan Darat Rusia akan dapat memberikan perintah kepada angkatan udara strategis dan rudal darat,” keterangan kementerian pertahanan Rusia dikutip SINDOnews dari laman topwar, Senin (11/7/2022).

Baca juga; Pesawat Kiamat AS Masuk Bengkel, Bagian Penting Ini Harus Diperbaiki

Dengan menggunakan badan pesawat Il-96-400M yang baru, pos komando Il-96VKP akan memiliki karakteristik teknis yang lebih baik dan jangkauan yang lebih jauh. Pesawat Il-96VKP mampu melakukan pengisian bahan bakar di udara dengan bantuan pesawat tanker.

Pesawat proyek Zveno-3C akan menampilkan sistem radio canggih yang memungkinkan mengirimkan pesanan ke penerbangan strategis, termasuk ke silo- kekuatan nuklir berbasis dan kapal selam nuklir dalam radius hingga 6.000 km. Diasumsikan juga, sama seperti pendahulunya, pesawat akan memiliki pertahanan udara onboard untuk memungkinkan mereka menahan serangan udara dan rudal.

Dari segi fungsionalitas, pesawat Il-96 VKP baru umumnya tidak berbeda dengan pendahulunya. Misinya adalah untuk mengevakuasi para pemimpin militer dan politik tertinggi negara untuk memastikan kepemimpinan dan operasi komando dalam situasi krisis dan dalam perang habis-habisan; termasuk serangan rudal nuklir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved