Temukan 900 Spesies Mikroba Baru Terkunci dalam Gletser Tibet, Para Ilmuwan Malah Khawatir
Selasa, 05 Juli 2022 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
“Meskipun kondisi lingkungan yang ekstrem, seperti suhu rendah, tingkat radiasi matahari yang tinggi, siklus pembekuan-pencairan berkala dan pembatasan nutrisi, permukaan gletser mendukung beragam kehidupan,” tulis para penelitian dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Selasa (5/7/2022).
Para peneliti tidak yakin secara pasti berapa umur beberapa mikroba ini; penelitian sebelumnya telah menunjukkan mungkin mikroba itu telah terperangkap dalam es hingga 10.000 tahun. Ini bukan pertama kalinya para ilmuwan menemukan kelimpahan mikroba yang mengejutkan yang hidup di gletser Tibet.
Baca juga; Gletser Kiamat di Antartika Berisiko Mencair, Bumi Terancam Tenggelam
Pada Januari 2020, sebuah tim yang menganalisis inti es dari satu gletser menemukan 33 kelompok virus berbeda yang hidup di dalam es, 28 di antaranya belum pernah terlihat sebelumnya. Keragaman mikroba yang mengejutkan di dalam gletser, ditambah dengan peningkatan pencairan es glasial karena perubahan iklim, meningkatkan kemungkinan mikroba yang berpotensi berbahaya menyebar.
“Mikroba patogen yang terperangkap dalam es dapat menyebabkan epidemi lokal dan bahkan pandemi, jika mereka dilepaskan ke lingkungan terbuka,” tulis para penulis. Bukti menunjukkan bahwa beberapa bakteri yang baru ditemukan bisa sangat berbahaya bagi manusia dan organisme lain.
Para peneliti tidak yakin secara pasti berapa umur beberapa mikroba ini; penelitian sebelumnya telah menunjukkan mungkin mikroba itu telah terperangkap dalam es hingga 10.000 tahun. Ini bukan pertama kalinya para ilmuwan menemukan kelimpahan mikroba yang mengejutkan yang hidup di gletser Tibet.
Baca juga; Gletser Kiamat di Antartika Berisiko Mencair, Bumi Terancam Tenggelam
Pada Januari 2020, sebuah tim yang menganalisis inti es dari satu gletser menemukan 33 kelompok virus berbeda yang hidup di dalam es, 28 di antaranya belum pernah terlihat sebelumnya. Keragaman mikroba yang mengejutkan di dalam gletser, ditambah dengan peningkatan pencairan es glasial karena perubahan iklim, meningkatkan kemungkinan mikroba yang berpotensi berbahaya menyebar.
“Mikroba patogen yang terperangkap dalam es dapat menyebabkan epidemi lokal dan bahkan pandemi, jika mereka dilepaskan ke lingkungan terbuka,” tulis para penulis. Bukti menunjukkan bahwa beberapa bakteri yang baru ditemukan bisa sangat berbahaya bagi manusia dan organisme lain.
Lihat Juga :