Blackbox Kiamat Sudah Aktif, Mulai Rekam Aktivitas Manusia
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu kotak hitam kiamat juga akan mengumpulkan data kontekstual seperti berita utama surat kabar, posting media sosial, dan berita dari acara-acara penting seperti konferensi perubahan iklim Konferensi Para Pihak (COP). Termasuk pertemuan G7 yang berlangsung baru-baru ini.
Baca juga : 3 Kota Metropolis di Dunia Ini Bakal Diterjang Tsunami Prediksi UNESCO
"Jadi ketika bumi hancur karena perubahan iklim, kotak hitam ini akan tetap ada dan dapat digunakan oleh siapa saja yang kemudian menemukan dan mempelajarinya," jelas Jim Curtis.
Dia juga melanjutkan Tasmania dipilih bukan tanpa sebab. Awalnya ada tempat lain yang direncanakan untuk menaruh blackbox bumi yakni Malta, Norwegia dan Qatar. Hanya saja Tasmania terpilih karena memiliki stabilitas geopolitik dan geologis.
Jim Curtis mengatakan blackbox kiamat tidak hanya jadi data eksklusif. Data yang akan terus berkembang diharapkan akan bisa dipantau atau dipelajari oleh masyarakat umum melalui digital platform. Termasuk bagi mereka yang ingin memantaunya melalui situs resmi.
Baca juga : 3 Kota Metropolis di Dunia Ini Bakal Diterjang Tsunami Prediksi UNESCO
"Jadi ketika bumi hancur karena perubahan iklim, kotak hitam ini akan tetap ada dan dapat digunakan oleh siapa saja yang kemudian menemukan dan mempelajarinya," jelas Jim Curtis.
Dia juga melanjutkan Tasmania dipilih bukan tanpa sebab. Awalnya ada tempat lain yang direncanakan untuk menaruh blackbox bumi yakni Malta, Norwegia dan Qatar. Hanya saja Tasmania terpilih karena memiliki stabilitas geopolitik dan geologis.
Jim Curtis mengatakan blackbox kiamat tidak hanya jadi data eksklusif. Data yang akan terus berkembang diharapkan akan bisa dipantau atau dipelajari oleh masyarakat umum melalui digital platform. Termasuk bagi mereka yang ingin memantaunya melalui situs resmi.
(wsb)
Lihat Juga :