Blackbox Kiamat Sudah Aktif, Mulai Rekam Aktivitas Manusia

Rabu, 29 Juni 2022 - 07:30 WIB
loading...
Blackbox Kiamat Sudah...
Kotak hitam atau blakcbox kiamat yang dibangun di Tasmania, Australia kini sudah mulai aktif merekam. Foto/ABC
A A A
JAKARTA - Blackbox atau kotak hitam kiamat yang ada di ujung selatan bumi kini sudah mulai bekerja. Seluruh aktivitas manusia kini mulai terekam di alat yang berada di Tasmania, Australia itu.

Hal itu terlihat dari situs resmi blackbox kiamat. Dalam situs resmi itu tampilan halaman utama menampilkan beberapa informasi perekaman. Mulai dari status recording hingga kordinat wilayah yang direkam.

Diketahui blackbox kiamat itu merupakan hasil kerja sama Clemenger BBDO dan University of Tasmania. Kotak hitam itu akan menyimpan dan menganalisa segala informasi penyebab kehancuran yang terjadi di bumi.

Sangat jauh berbeda dengan wujud blackbox yang ada di pesawat dan di kendaraan roda empat, Earth Blackbox itu berupa monolit besi berukuran besar dengan desain yang sangat unik. Monolit itu akan jadi pusat dari penyimpanan setiap langkah yang manusia ambil yang mengakibatkan bencana iklim. Rekaman itu akan memberikan catatan bagi peradaban masa depan untuk memahami apa yang menyebabkan kerusakan Bumi.

Baca juga : Lebih Miskin dari Taylor Swift, Selebritas Ini Pura-pura Punya Padahal Nyewa Mobil Mewah

Blackbox Kiamat Sudah Aktif, Mulai Rekam Aktivitas Manusia


Jim Curtis, Direktur Eksekutif dan Kreatif dari Clemenger BBDO mengatakan proyek unik ini merupakan kegiatan non komersial. Menurutnya proses rekaman akan mengumpulkan pengukuran suhu darat dan laut, pengasaman laut, CO2 atmosfer, kepunahan spesies, perubahan penggunaan lahan, serta hal-hal seperti populasi manusia, pengeluaran militer, dan konsumsi energi.

Selain itu kotak hitam kiamat juga akan mengumpulkan data kontekstual seperti berita utama surat kabar, posting media sosial, dan berita dari acara-acara penting seperti konferensi perubahan iklim Konferensi Para Pihak (COP). Termasuk pertemuan G7 yang berlangsung baru-baru ini.

Baca juga : 3 Kota Metropolis di Dunia Ini Bakal Diterjang Tsunami Prediksi UNESCO

"Jadi ketika bumi hancur karena perubahan iklim, kotak hitam ini akan tetap ada dan dapat digunakan oleh siapa saja yang kemudian menemukan dan mempelajarinya," jelas Jim Curtis.

Dia juga melanjutkan Tasmania dipilih bukan tanpa sebab. Awalnya ada tempat lain yang direncanakan untuk menaruh blackbox bumi yakni Malta, Norwegia dan Qatar. Hanya saja Tasmania terpilih karena memiliki stabilitas geopolitik dan geologis.

Jim Curtis mengatakan blackbox kiamat tidak hanya jadi data eksklusif. Data yang akan terus berkembang diharapkan akan bisa dipantau atau dipelajari oleh masyarakat umum melalui digital platform. Termasuk bagi mereka yang ingin memantaunya melalui situs resmi.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi...
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi di Gletser Kiamat Antartika
2 Ramalan 2026 Nostradamus...
2 Ramalan 2026 Nostradamus Terbukti di Awal Tahun
Atmosfer Bumi Bocor...
Atmosfer Bumi Bocor ke Luar Angkasa, Ilmuwan Yakin Kiamat Semakin Dekat
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pramono Jadi Wakil Ketua...
Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Fahira Idris: Dunia Akui Peran Strategis Jakarta
Rekomendasi
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved