Serangan Siber Terhadap Negara Pendukung Ukraina Semakin Sporadis
Selasa, 28 Juni 2022 - 06:02 WIB
loading...
A
A
A
Menariknya, Estonia tidak masuk dalam serangan siber itu karena Microsoft tidak mendeteksi adanya intrusi dunia maya Rusia sejak invasi ke Ukraina. Perusahaan mengatakan ini karena adopsi layanan cloud Estonia, dimana diduga lebih mudah untuk mendeteksi penyusup.
Microsoft menemukan bahwa peretasan Rusia berhasil sebesar 29 persen, dengan seperempat dari serangan yang berhasil ini mengakibatkan pelaku mencuri data dari jaringan organisasi.
Dan yang terakhir, Microsoft memuji upaya Ukraina dalam pengamanan data. Sebelum perang, infrastruktur digital sektor publik negara itu berjalan di server yang secara fisik terletak di dalam perbatasannya, membuat mereka rentan terhadap serangan rudal.
Pemerintah Ukraina dengan cepat menyadari bahwa ini adalah kerentanan besar dan bekerja untuk mentransfer operasi dan data digital vitalnya ke cloud, yang dihosting di pusat data di seluruh Eropa.
Microsoft baru-baru ini mengumumkan pemecatan ratusan karyawannya di Rusia karena bisnisnya di sana akan berhenti. Perusahaan juga baru-baru ini memblokir pengguna di negara itu untuk mengunduh Windows dari servernya.
Microsoft menemukan bahwa peretasan Rusia berhasil sebesar 29 persen, dengan seperempat dari serangan yang berhasil ini mengakibatkan pelaku mencuri data dari jaringan organisasi.
Dan yang terakhir, Microsoft memuji upaya Ukraina dalam pengamanan data. Sebelum perang, infrastruktur digital sektor publik negara itu berjalan di server yang secara fisik terletak di dalam perbatasannya, membuat mereka rentan terhadap serangan rudal.
Pemerintah Ukraina dengan cepat menyadari bahwa ini adalah kerentanan besar dan bekerja untuk mentransfer operasi dan data digital vitalnya ke cloud, yang dihosting di pusat data di seluruh Eropa.
Microsoft baru-baru ini mengumumkan pemecatan ratusan karyawannya di Rusia karena bisnisnya di sana akan berhenti. Perusahaan juga baru-baru ini memblokir pengguna di negara itu untuk mengunduh Windows dari servernya.
(wbs)
Lihat Juga :