Roket Artemis 1 NASA Siap Lakukan Uji Pengisian Bahan Bakar Selama 3 Hari
Senin, 13 Juni 2022 - 23:24 WIB
loading...
Megaroket SLS Artemis 1 NASA, terlihat di Launch Pad 39B andasan peluncuran di Kennedy Space Center (KSC) di Florida saat fajar pada 12 Juni 2022. Foto/NASA TV
A
A
A
FLORIDA - Megaroket Space Launch System (SLS) NASA untuk misi ke Bulan Artemis 1 bersiap melakukan uji coba pengisian bahan bakar selama 3 hari. Megaroket SLS sudah berada di Launch Pad 39B, landasan peluncuran di Kennedy Space Center (KSC) di Florida untuk memulai pengujian pada 18 Juni 2022.
Uji pengisian bahan bakar roket SLS Artemis 1, yang disebut NASA sebagai "latihan pakaian basah," adalah tes penting untuk memastikan proses pengisian bahan bakar roket raksasa dan sistemnya siap untuk misi ke bulan. Artemis 1 akan meluncurkan pesawat ruang angkasa Orion mengelilingi bulan sebagai misi pengamatan tanpa awak.
“Selama pengujian, tim peluncuran akan berlatih operasi untuk memuat propelan ke dalam tangki roket, melakukan hitungan mundur peluncuran penuh, menunjukkan kemampuan untuk mendaur ulang jam hitung mundur, dan menguras tangki. Ini untuk memberi kesempatan mereka berlatih sesuai garis waktu dan prosedur yang akan digunakan untuk peluncuran,” kata pejabat NASA dalam sebuah pernyataan dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Senin (13/6/2022).
Baca juga; NASA Bakal Perkenalkan Pakaian Antariksa Baru untuk Misi Artemis ke Bulan
NASA berusaha untuk melakukan beberapa kali pengujian pada bulan April, tetapi tidak dapat dilaksanakan karena ada masalah memuat bahan bakar ke Tahap Propulsi Kriogenik Interim roket. Mereka menemukan bahwa baut yang longgar menyebabkan kebocoran hidrogen di garis pusar antara panggung dan Platform Peluncuran Seluler SLS.
Uji pengisian bahan bakar roket SLS Artemis 1, yang disebut NASA sebagai "latihan pakaian basah," adalah tes penting untuk memastikan proses pengisian bahan bakar roket raksasa dan sistemnya siap untuk misi ke bulan. Artemis 1 akan meluncurkan pesawat ruang angkasa Orion mengelilingi bulan sebagai misi pengamatan tanpa awak.
“Selama pengujian, tim peluncuran akan berlatih operasi untuk memuat propelan ke dalam tangki roket, melakukan hitungan mundur peluncuran penuh, menunjukkan kemampuan untuk mendaur ulang jam hitung mundur, dan menguras tangki. Ini untuk memberi kesempatan mereka berlatih sesuai garis waktu dan prosedur yang akan digunakan untuk peluncuran,” kata pejabat NASA dalam sebuah pernyataan dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Senin (13/6/2022).
Baca juga; NASA Bakal Perkenalkan Pakaian Antariksa Baru untuk Misi Artemis ke Bulan
NASA berusaha untuk melakukan beberapa kali pengujian pada bulan April, tetapi tidak dapat dilaksanakan karena ada masalah memuat bahan bakar ke Tahap Propulsi Kriogenik Interim roket. Mereka menemukan bahwa baut yang longgar menyebabkan kebocoran hidrogen di garis pusar antara panggung dan Platform Peluncuran Seluler SLS.
Lihat Juga :