Kacau, Amerika Kehilangan Rp14,3 Triliun karena Penipuan Kripto
Minggu, 05 Juni 2022 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Keren, Kursus Bahasa Asing Modal Rp17,5 Juta Bisa Dapat Mobil dan Motor Listrik Gratis
Hal itu terjadi karena masyarakat dengan usia mapan atau berusia dewasa lebih banyak tertarik berinvestasi konvensional. Sebaliknya anak-anak muda sangat tertarik dengan kripto karena tawaran keuntungan cepat yang menggiurkan. Sayangnya kebanyakan dari mereka justru tidak dibekali dengan pengetahuan memadai mengenai kripto.
Celah itu yang kemudian dimanfaatkan para penipu. Parahnya jumlah penipuan menurut FTC justru terus meningkat setiap tahunnya.
FTC juga mengatakan saat ini penipuan kripto paling banyak terjadi di Bitcoin, Tether dan Ether.
Hal itu terjadi karena masyarakat dengan usia mapan atau berusia dewasa lebih banyak tertarik berinvestasi konvensional. Sebaliknya anak-anak muda sangat tertarik dengan kripto karena tawaran keuntungan cepat yang menggiurkan. Sayangnya kebanyakan dari mereka justru tidak dibekali dengan pengetahuan memadai mengenai kripto.
Celah itu yang kemudian dimanfaatkan para penipu. Parahnya jumlah penipuan menurut FTC justru terus meningkat setiap tahunnya.
FTC juga mengatakan saat ini penipuan kripto paling banyak terjadi di Bitcoin, Tether dan Ether.
(wsb)
Lihat Juga :