Kacau, Amerika Kehilangan Rp14,3 Triliun karena Penipuan Kripto

Minggu, 05 Juni 2022 - 11:00 WIB
loading...
Kacau, Amerika Kehilangan...
Korban penipuan kripto paling banyak dialami anak-anak muda yang tidak dibekali pengetahuan mendalam mengenai aset kripto. Foto/IST
A A A
AMERIKA SERIKAT - Masyarakat Amerika kehilangan uang sebesar USD1 miliar atau setara Rp14,3 triliun karena penipuan kripto pada tahun lalu. Penelitian yang dilakukan Federal Trade Commission (FTC) menyebutkan sejak Januari 2021 hingga Maret 2022 masyarakat Amerika menjadi korban penipuan atau scam kripto.

Total ada lebih dari 46.000 masyarakat Amerika yang menjadi korban penipuan. Umumnya mereka ditipu karena diajak berinvestasi melalui kripto. " Kripto memiliki beberapa fitur yang dijadikan celah bagi scammers (penipu)," catatan laporan FTC.

Selain itu FTC mengatakan penipuan kripto makin marak karena ketiadaan bank atau otoritas lain yang bisa menandai adanya transaksi mencurigan sekaligus membantu menghentikan upaya penipuan sebelum terjadi.

Baca juga : Cara Mematikan Lampu ABS Pada Mobil yang Menyala Terus, Pahami Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kacau, Amerika Kehilangan Rp14,3 Triliun karena Penipuan Kripto


"Setelah uangnya hilang, tidak ada cara untuk mendapatkannya kembali. Kebanyakan orang masih tidak terbiasa dengan cara kerja kripto," jelasnya.

Menariknya penipuan itu justru terjadi paling banyak bukan di kalangan masyarakat berusia tua. Kebanyakan masyarakat yang tertipu adalah anak-anak muda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Pelatihan 5 Menit Ini...
Pelatihan 5 Menit Ini Bisa Mengetahui Penipuan dengan Modus Wajah Buatan AI
Era Mama Minta Pulsa...
Era Mama Minta Pulsa Tamat! Registrasi Kartu Kini Wajib Pindai Wajah
Modus Baru Kuras Rekening:...
Modus Baru Kuras Rekening: Hati-Hati Jebakan Refund QRIS Palsu Mengatasnamakan Ekspedisi
Waspada! Skema Ponzi...
Waspada! Skema Ponzi TikTok Live: Modal Gift Galaxy Dijanjikan Puluhan Juta
DPR AS Selidiki Starlink...
DPR AS Selidiki Starlink Milik Elon Musk Terkait Penipuan di Myanmar
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Info Resmi Undian AQUA...
Info Resmi Undian AQUA Terbaru, Cek Sebelum Klaim Hadiah di AQUA 100% Untung!
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
Rekomendasi
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Sarwendah Pamer Rumah...
Sarwendah Pamer Rumah Baru, Kuasa Hukum Ruben Onsu Buka Fakta Rumah Lama
Berita Terkini
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved