Ilmuwan AS Ngaku Temukan Tempat Nongkrong Alien, tapi Mendeteksinya Rumit Banget
Sabtu, 04 Juni 2022 - 09:45 WIB
loading...
Di mana tempat atau asal alien masih menjadi teka-teki, bahkan misterius, karena belum ada teknologi yang mampu mendeteksinya secara akurat. Foto/LiveSience/University of Warwick
A
A
A
WASHINGTON - Di mana tempat atau asal alien masih menjadi teka-teki, bahkan misterius, karena belum ada teknologi yang mampu mendeteksinya secara akurat. Seorang profesor emeritus fisika dan astronomi di University of California Los Angeles, Amerika Serikat , Ben Zuckerman mengaku mengetahui tempat alien berkumpul.
Dalam makalah terbarunya, dia mengatakan, jika alien benar-benar ada, maka mereka mungkin berkeliaran di bola Dyson yang mengelilingi sekam bintang mirip matahari yang disebut katai putih yang tersebar di seluruh Bima Sakti. Jadi jika hendak mencari alien, maka fokus pencarian harus diarahkan ke sana.
Katai putih adalah katai degenerasi atau bintang kecil yang sudah tidak bersinar lagi. Katai putih adalah bintang yang telah membakar semua bahan bakarnya dan melepaskan lapisan luarnya, kemudian mengalami proses penyusutan dan pendinginan selama jutaan tahun.
Baca juga; Ilmuwan NASA Yakin Jupiter Jadi Sarang Alien
Lalu apa itu bola Dyson. Itu ternyata ide yang dikembangkan fisikawan terkenal Freeman Dyson pada tahun 1960 tentang pembentukan peradaban di galaksi. Penjelasan teori ini rumit, tapi secara sederhana bisa diartikan bagaimana peradaban di galaksi lain dibangun dengan memanfaat sumber energi dari bintang terdekatnya. Contoh sederhana, Bumi mendapatkan sumber energi dari Matahari.
Dalam makalah terbarunya, dia mengatakan, jika alien benar-benar ada, maka mereka mungkin berkeliaran di bola Dyson yang mengelilingi sekam bintang mirip matahari yang disebut katai putih yang tersebar di seluruh Bima Sakti. Jadi jika hendak mencari alien, maka fokus pencarian harus diarahkan ke sana.
Katai putih adalah katai degenerasi atau bintang kecil yang sudah tidak bersinar lagi. Katai putih adalah bintang yang telah membakar semua bahan bakarnya dan melepaskan lapisan luarnya, kemudian mengalami proses penyusutan dan pendinginan selama jutaan tahun.
Baca juga; Ilmuwan NASA Yakin Jupiter Jadi Sarang Alien
Lalu apa itu bola Dyson. Itu ternyata ide yang dikembangkan fisikawan terkenal Freeman Dyson pada tahun 1960 tentang pembentukan peradaban di galaksi. Penjelasan teori ini rumit, tapi secara sederhana bisa diartikan bagaimana peradaban di galaksi lain dibangun dengan memanfaat sumber energi dari bintang terdekatnya. Contoh sederhana, Bumi mendapatkan sumber energi dari Matahari.
Lihat Juga :