Betelgeuse Kembali Bersinar, Astronom Deg-degan dengan Kondisi Alam Semesta
Kamis, 02 Juni 2022 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
" Satelit Himawari-8 juga mengamati wilayah luar angkasa di sekitar tepi cakram Bumi selama setiap pemindaian, Ini memotivasi kami untuk mengembangkan konsep baru: menggunakan satelit meteorologi sebagai 'teleskop luar angkasa' untuk astronomi." tulis mereka dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Nature.
Betelgeuse, yang berjarak 640 tahun cahaya, adalah satu-satunya bintang selain bintang kita yang permukaannya dapat kita gambarkan secara detail. Untungnya, hal ini dapat membantu kita memahami mengapa tingkat kecerahannya sangat bervariasi.
'' Gas yang dikeluarkan dari Betelgeuse terus menerus akan menyebabkan Peredupan cahaya di antiks.'' jelas para peneliti.
Namun peredupan substansial saat ini belum tentu merupakan tanda kematiannya yang akan segera terjadi. Itu karena, pada tahap ini, kami tidak cukup tahu mengenai bagaimana kecerahan bintang berkembang sebelum mengalami peristiwa tersebut. Hal inilah yang membuat Betelgeuse menjadi lebih menarik di kalangan astronom.
Tapi apabila ini benar terjadi, ini akan menjadi ledakan bintang yang paling terang pernah diamati manusia.
Betelgeuse, yang berjarak 640 tahun cahaya, adalah satu-satunya bintang selain bintang kita yang permukaannya dapat kita gambarkan secara detail. Untungnya, hal ini dapat membantu kita memahami mengapa tingkat kecerahannya sangat bervariasi.
'' Gas yang dikeluarkan dari Betelgeuse terus menerus akan menyebabkan Peredupan cahaya di antiks.'' jelas para peneliti.
Namun peredupan substansial saat ini belum tentu merupakan tanda kematiannya yang akan segera terjadi. Itu karena, pada tahap ini, kami tidak cukup tahu mengenai bagaimana kecerahan bintang berkembang sebelum mengalami peristiwa tersebut. Hal inilah yang membuat Betelgeuse menjadi lebih menarik di kalangan astronom.
Tapi apabila ini benar terjadi, ini akan menjadi ledakan bintang yang paling terang pernah diamati manusia.
Lihat Juga :