Bergaji Rp36 Juta, Pria Ini Ingin Resign Karena Merasa Makan Gaji Buta
Selasa, 31 Mei 2022 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
”Ketika saya bekerja dari rumah, saya dapat menyelesaikan pekerjaan saya hanya dalam dua hingga tiga jam. Lalu, saya melakukan hal-hal lainnya. Karena ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghabiskan waktu di rumah,” katanya dalam posting itu.
Setelah harus kembali ngantor rutin setiap hari, Ong mengeluh kesulitan untuk menghabiskan waktu di kantornya.
Tapi, mengapa tidak melakukan hal-hal lain di kantor? ”Masalahnya, bos saya duduk tepat di belakang saya. Sehingga saya harus berpura-pura mengetik di Microsoft Excel hampir sepanjang waktu. Lalu, pulang pada pukul 17.30 sore,” katanya.
Ternyata ia tidak sendirian. Sebab, beberapa rekannya juga mengalami masalah yang sama. Ia melihat teman-temannya berulang kali menatap email, melamun, atau menghabiskan lebih banyak waktu di kamar mandi.
Sebenarnya, Ong menyebut bahwa pekerjaannya sangat santai dan bebas stres. Meski demikian, berbulan-bulan Work From Home (WFH), kembalinya ia ke kantor justru membuatnya stres. ”Saya merasa lelah dan lesu untuk menghabiskan hari di kantor,” ungkapnya.
Setelah harus kembali ngantor rutin setiap hari, Ong mengeluh kesulitan untuk menghabiskan waktu di kantornya.
Tapi, mengapa tidak melakukan hal-hal lain di kantor? ”Masalahnya, bos saya duduk tepat di belakang saya. Sehingga saya harus berpura-pura mengetik di Microsoft Excel hampir sepanjang waktu. Lalu, pulang pada pukul 17.30 sore,” katanya.
Ternyata ia tidak sendirian. Sebab, beberapa rekannya juga mengalami masalah yang sama. Ia melihat teman-temannya berulang kali menatap email, melamun, atau menghabiskan lebih banyak waktu di kamar mandi.
Sebenarnya, Ong menyebut bahwa pekerjaannya sangat santai dan bebas stres. Meski demikian, berbulan-bulan Work From Home (WFH), kembalinya ia ke kantor justru membuatnya stres. ”Saya merasa lelah dan lesu untuk menghabiskan hari di kantor,” ungkapnya.
Lihat Juga :