Startup Ini Berhasil Ciptakan Plastik Ramah Lingkungan dari Lebah

Senin, 30 Mei 2022 - 06:46 WIB
loading...
Startup Ini Berhasil...
Airbus hingga Toyota sudah mengantre untuk bisa menjadi yang pertama mendapatkan produk plastik ramah lingkungan. Foto: Humble Bee Bio
A A A
SELANDIA BARU - Perusahaan asal Selandia Baru Humble Bee Bio sedang mengembangkan plastik ramah lingkungan yang berasal dari lebah.

Plastik ramah lingkungan disebut dengan istilah ‘biodegradable’ yang artinya dapat terurai dengan alami dalam waktu relatif cepat, sehingga tidak mencemari lingkungan. Belakangan plastik seperti ini menjadi tren.

Nah, Humble Bee Bio berupaya menciptakan alternatif biodegradable untuk plastik dengan mensintesis lebah. Jika ini berhasil, bioplastik yang dibuat dengan bantuan lebah ini akan diajukan ke ke industri tekstil.

Humble Bee baru saja mendapat suntikan dana sebesar USD3,2 juta atau setara Rp46,5 miliar. Mereka mempelajari salah satu jenis lebah di Australia yang unik. Lebah ini tidak menghasilkan madu. Namun, mampu membuat sarang dari bahan seperti plastik.

Sarang yang dibuat oleh spesies lebah unik ini diharapkan dapat menjadi alternatif lain dari plastik yang selama ini penggunaannya berdampak buruk pada lingkungan.
Apalagi, sarang lebah tersebut memiliki ketahanan luar biasa. Jauh lebih baik dibanding plastik yang selama ini digunakan.

”Material sarang memiliki ketahanan terhadap asam dan basa, tahan air, tahan api, hingga 240 derajat Celcius. Idenya adalah, bagaimana kita membuat ulang sarang ini,” kata Ryan Graves selaku Chief Technology Officer Humble Bee, dikutip dari TechCrunch.

Graves dan tim menggunakan pendekatan biologi sintetis. Ia masuk ke kode genetik lebah dan mengidentifikasi gen dan protein yang bertanggung jawab untuk bahan bersarang. Humble Bee telah mengekstrak kodenya dan mencoba membuatnya kembali di laboratorium.

Selanjutnya, perusahaan tersebut akan mensintesis bahan seperti plastik, dengan fokus pada empat jenis biomaterial berbeda yang dapat diubah menjadi serat dan finishing untuk kain.

Startup Ini Berhasil Ciptakan Plastik Ramah Lingkungan dari Lebah

Humble Bee berharap konsepplastik ramah lingkungan dari lebah ini bisa dibuktikan paling tidak antara Maret hingga Juni 2023. Foto: ist

”Masih ada tingkat eksplorasi yang harus dilakukan. Prosesnya memakan waktu dan menantang. Beralih dari kode ke protein biasanya membutuhkan proses 12 bulan, dan kemudian kami perlu meningkatkannya untuk mengeluarkan ratusan gram bahan,” ungkap Graves.

Graves mengatakan bahwa perusahaannya telah didekati banyak rakasasa multinasional yang tertarik menggunakan bioplastik temuan mereka. Mulai Airbus, Toyota, hingga Ford.

BACA JUGA: Tips Memotret Low Light dengan Kamera Smartphone Agar Hasilnya Profesional

Ini wajar, isu ramah lingkungan semakin seksi. Jika ada perusahaan yang membuat plastik yang bisa “hancur” dengan sendirinya, tentu banyak sekali perusahaan yang berminat.

Nah, kita tunggu saja apakah Humble Bee Bio benar-benar bisa menghadirkan alternatif plastik dari lebah yang lebih ramah lingkungan dan lebih kuat dari plastik standar yang biasa digunakan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Jepang Temukan...
Ilmuwan Jepang Temukan Plastik Ajaib yang Bisa Terurai Jadi Air Laut
Bahan Kimia dalam Plastik...
Bahan Kimia dalam Plastik Dikaitkan dengan Kematian Akibat Penyakit Jantung
Jamur Pemakan Plastik:...
Jamur Pemakan Plastik: Secercah Harapan dalam Mengatasi Polusi Laut
Mikroplastik Ditemukan...
Mikroplastik Ditemukan di Gua yang Telah Ditutup Selama 3 Dekade
Mikroplastik Telah Masuk...
Mikroplastik Telah Masuk ke Organ Tubuh Manusia di Semua Negara
Kurangi Sampah Plastik,...
Kurangi Sampah Plastik, Blibli Ajak Selamatkan Bumi Lewat Kemasan Belanja Online
Siap-siap! Lonjakan...
Siap-siap! Lonjakan Biaya Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Bahan Baku Plastik Langka,...
Bahan Baku Plastik Langka, Indonesia Sibuk Cari Sumber Pasokan Alternatif ke 3 Negara
Rekomendasi
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Infografis
Bantu Ekosistem Lingkungan,...
Bantu Ekosistem Lingkungan, Ini Peran Burung Kolibri untuk Alam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved