Mengagetkan, Mantan CEO Google Ungkap Alasan Sebenarnya AS Menyerang Huawei

Minggu, 21 Juni 2020 - 10:45 WIB
loading...
A A A
Sementara tidak pernah ada bukti bahwa Huawei menggunakan backdoor (pintu belakang) yang ditanam di perangkatnya untuk tujuan memata-matai. Namun mantan CEO Google, Eric Schmidt, mendukung sikap Administrasi Donald Trump. Dua mengatakan, produsen China itu adalah ancaman keamanan yang sah.

Berbicara dengan BBC Radio untuk film dokumenter audio, Schmidt mengatakan, tidak ada keraguan bahwa Huawei telah terlibat dalam beberapa praktik yang tidak dapat diterima dalam keamanan nasional. Schmidt sendiri sekarang tercatat sebagai pemimpin Dewan Inovasi Pertahanan Pentagon.

"Tidak ada pertanyaan (lagi) bahwa informasi dari router Huawei akhirnya berakhir di tangan yang kelihatannya adalah negara. Namun itu terjadi, kami yakin itu terjadi," tegasnya seperti dikutip situs Phone Arena.

Huawei telah berulang kali membantah tuduhan seperti yang dibuat oleh Schmidt. Pernyataan dari Victor Zhang, Ketua Huawei Inggris, sekali lagi menyangkal perusahaan itu dekat dengan pemerintah komunis di negaranya. "Tuduhan yang dibuat oleh Eric Schmidt, yang sekarang bekerja untuk Pemerintah AS, sama sekali tidak benar dan seperti dengan pernyataan serupa di masa lalu, tidak didukung oleh bukti," kata Zhang kepada BBC.

Dia menegaskan, "Huawei independen dari pemerintah mana pun, termasuk Pemerintah China. Di mana kami setuju, dan sesuatu yang selalu kami katakan, adalah bahwa menerapkan standar secara global memastikan inovasi, mendorong persaingan dan menguntungkan semua orang," katanya.

Namun, undang-undang di China dapat memaksa Huawei untuk memberikan informasi intelijen tentang konsumen dan perusahaan yang dijualnya jika diminta oleh pemerintah di Beijing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUAWEI WATCH FIT 5 Series...
HUAWEI WATCH FIT 5 Series Bawa Diabetes Risk Study dan Ultra Sports Tracking
1 dari 9 Orang Indonesia...
1 dari 9 Orang Indonesia Kena Diabetes, Huawei Bawa Solusi di Pergelangan Tangan
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi...
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi Masuk Indonesia, Tampil Lebih Unggul dengan Kamera dan Durabilitas Ekstra
Telinga Makin Mahal:...
Telinga Makin Mahal: Membedah Janji Anti-Bising TWS Baru Huawei Seharga Rp2,9 Juta
Dianggap Berbahaya,...
Dianggap Berbahaya, Huawei Dilarang Digunakan di Eropa
Segera Hadir HUAWEI...
Segera Hadir HUAWEI X Eliud Kipchoge: HUAWEI Watch GT Runner 2 Ultra Presisi, Ultra Pintar, Ultra Performa
Segera Meluncur, HUAWEI...
Segera Meluncur, HUAWEI WATCH FIT 5 Series dengan Studi Risiko Diabetes Pertama di Industri
Huawei Luncurkan LiDAR...
Huawei Luncurkan LiDAR 896, Sistem Kemudi Otonom Supercerdas
Mobil Wagon Sporty Rakitan...
Mobil Wagon Sporty Rakitan Huawei dan GAC Tes Jalan saat Suhu Dingin
Rekomendasi
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
Berita Terkini
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved