Arkeolog Amatir Temukan Guci Berisi 1.290 Koin Romawi Kuno di Swiss

Jum'at, 29 April 2022 - 19:10 WIB
loading...
Arkeolog Amatir Temukan...
Berdasarkan penelitian arkeolog, koin tersebut berasal dari era Kaisar Konstantinus yang memerintah pada tahun 306 hingga 337 M. Foto/Archaeologie Baselland, Switzerland
A A A
BASSEL - Seorang arkeolog amatir di Swiss telah menemukan sebuah guci tanah liat berisi 1.290 koin Romawi yang berasal dari abad keempat Masehi. Berdasarkan penelitian arkeolog, koin tersebut berasal dari era Kaisar Konstantinus yang memerintah pada tahun 306 hingga 337 M.

Peneliti menemukan keanehan pada temuan tersebut karena koin dalam guci itu dipisahkan dengan sepotong kulit sapi. "Kulit itu jelas digunakan sebagai pemisah," kata Reto Marti, kepala departemen arkeologi kanton Basel-Landschaft (secara informal disebut Baselland) di Swiss utara yang dilansir Live Science, Jumat (29/4/2022).

Namun Marti belum bisa mengungkap misteri kenapa koin-koin itu dipisahkan menjadi dua bagian. "Kami tidak dapat mengatakannya untuk saat ini," katanya.

BACA : Bukti Awal Asal-usul Kalender Suku Maya Ditemukan di Piramida Guetamala

Daniel Ludin, seorang arkeolog amatir menemukan guci berisi koin pada 6 September 2021, dekat Kastil Wildenstein abad ke-13 di Bubendorf, sebuah kotamadya di Baselland.

Ludin menemukan ribuan koin itu setelah detektor logam yang dibawanya berbunyi. Dia mulai menggali dan segera menemukan beberapa koin Romawi dan pecahan tembikar.

Arkeolog Amatir Temukan Guci Berisi 1.290 Koin Romawi Kuno di Swiss


Menyadari telah menemukan timbunan koin Romawi, Lidin dengan hati-hati mengubur kembali temuan itu dan memberi tahu Archaologie Baselland tentang penemuannya.

Keputusan ini menyimpan petunjuk berharga tentang simpanan itu, karena para arkeolog kemudian dapat menggali guci di blok tanah besar dan kemudian CT memindai isinya. Selama pemindaian inilah para ilmuwan menemukan kulit sapi membagi koin menjadi dua tumpukan terpisah.

BACA JUGA : Cara Bikin Stiker WA Langsung di WhatsApp Web Tanpa Aplikasi

Guci setinggi 23 sentimeter ini berisi sejumlah koin yang terbuat dari paduan tembaga dan sebagian kecil perak. Secara total, semua koin bernilai sekitar satu solidus. Sebuah solidus bernilai sekitar dua bulan gaji untuk seorang prajurit pada saat itu.

Arkeolog Amatir Temukan Guci Berisi 1.290 Koin Romawi Kuno di Swiss


"Ada dua jenis koin di dalam pot, tetapi denominasi pasti dari koin perunggu antik akhir ini tidak diketahui," kata Marti kepada Live Science melalui email. Semua koin dicetak, pada masa pemerintahan Kaisar Konstantinus pada tahun 306 hingga 337 M.

Marti mengatakan, tidak terlalu mengejutkan untuk menemukan koin Romawi di wilayah ini, yang merupakan bagian dari provinsi Kekaisaran Romawi. "Bahkan ada beberapa penimbunan koin dengan lebih banyak koin daripada yang ditemukan Bubendorf," katanya.

BACA JUGA : Bukan Tesla, Arab Saudi Beli 100.000 Mobil Listrik Buatan Lucid

Namun sesuatu yang membedakan timbunan koin ini dari temuan baru: Temuan masa lalu terkubur di saat krisis dan temuan ini tidak.

Jadi pot koin ini memiliki dua misteri: Mengapa dikubur selama masa stabilitas politik dan mengapa ada pembatas kulit sapi di dalamnya?

“Mungkin itu persembahan untuk dewa. Gagasan lain adalah bahwa daerah ini pernah berbatasan dengan tiga perkebunan Romawi, jadi mungkin lokasi pemakaman ini ada hubungannya dengan batas itu," tambahnya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Gandeng BUMN, Platform...
Gandeng BUMN, Platform IDN Gold Hadirkan Koin Emas Fisik Dilengkapi Teknologi Invisible Ink
Reservoir Air Kuno Misterius...
Reservoir Air Kuno Misterius Ditemukan di bawah Samudra Atlantik
Segel Tanah Liat Kuno...
Segel Tanah Liat Kuno Ditemukan di Reruntuhan Kota Bairen
Lukisan Rembrandt yang...
Lukisan Rembrandt yang Hilang Selama 65 Tahun Tiba-tiba Muncul Kembali
Peneliti Indonesia Kembali...
Peneliti Indonesia Kembali Temukan Jenis Baru Rafflesia
Lawan Baterai China,...
Lawan Baterai China, AS Siap Gunakan Temuan Thomas Edison
Momen Presiden Prabowo...
Momen Presiden Prabowo Berikan Koin Kepresidenan kepada Pengawal Swiss
Tes Darah Baru Ini Mampu...
Tes Darah Baru Ini Mampu Mendeteksi 50 Jenis Kanker Sejak Stadium Awal
Rekomendasi
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved