Mengungkap Misteri Yeti, Monster Salju Penghuni Pegunungan Himalaya

Kamis, 28 April 2022 - 19:34 WIB
loading...
A A A
BACA JUGA : Disuntik Mati Nissan, Ini Perjalanan Datsun Sejak Perang Dunia II

Banyak yang menganggap tidak mungkin Wooldridge melakukan kesalahan karena pengalaman hikingnya yang luas di wilayah tersebut. Tahun berikutnya, para peneliti kembali ke tempat Wooldridge mengambil foto dan menemukan bahwa dia baru saja melihat singkapan batu gelap yang terlihat vertikal dari posisinya. Itu semua adalah kesalahan sangat memalukan bagi meteka yang percaya keberadaan Yeti.

Sebagian besar bukti untuk Yeti berasal dari penampakan dan laporan. Seperti Bigfoot dan monster Loch Ness, tidak ada bukti kuat yang jelas tentang keberadaan Yeti, meskipun beberapa bukti telah muncul selama bertahun-tahun.

Pada tahun 1960, Sir Edmund Hillary, orang pertama yang mendaki Gunung Everest, mencari bukti tentang Yeti. Dia menemukan apa yang diklaim sebagai kulit kepala dari binatang itu. Belakangan para ilmuwan mengatakan bahwa kulit berbentuk helm itu sebenarnya terbuat dari serow, hewan Himalaya yang mirip dengan kambing.

Pada tahun 2007, pembawa acara TV Amerika Josh Gates mengklaim dia menemukan tiga jejak kaki misterius di salju dekat sungai di Himalaya. Penduduk setempat skeptis, menunjukkan bahwa Gates yang baru berada di daerah itu selama sekitar seminggu hanya salah mengartikan jejak beruang.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Kenapa Ilmuwan Lebih...
Kenapa Ilmuwan Lebih Pilih Menjelajahi Luar Angkasa Dibandingkan Lautan
Mengapa Mumi Prasejarah...
Mengapa Mumi Prasejarah dari Gurun Atacama Punya Otak Begitu Kecil?
Penuhi Target LDL-C,...
Penuhi Target LDL-C, Daewoong Luncurkan Inovasi Kombinasi Dislipidemia
Riset Temukan Orang...
Riset Temukan Orang yang Hidup Lebih dari 90 Tahun Punya Perbedaan Darah
Riset Baru Ungkap Risiko...
Riset Baru Ungkap Risiko Kesehatan Bahan Kimia Plastik bagi Anak-anak
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Berita Terkini
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Infografis
Misteri Batu Hidup yang...
Misteri Batu Hidup yang Tumbuh dan Bergerak Belum Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved