Dinosaurus Punya Kemampuan Kamuflase Rumit, Ini Rahasia Perubahan Warnanya
Senin, 25 April 2022 - 13:20 WIB
loading...
Tidak ada hewan yang mengalami perubahan yang lebih dramatis dalam beberapa dekade terakhir selain dinosaurus nonavian. Foto/Live Science
A
A
A
LONDON - Tidak ada hewan yang mengalami perubahan yang lebih dramatis dalam beberapa dekade terakhir selain dinosaurus nonavian. Hewan yang dulu kita pikir tidak memiliki apa-apa selain sisik abu-abu dan coklat yang menjemukan sekarang diyakini memiliki bulu yang menonjol dalam warna dan pola yang cerah.
Sejak fosil bulu dinosaurus pertama dilaporkan pada tahun 1996, para ilmuwan telah memperhatikan struktur mikroskopis bulat di dalamnya, struktur yang banyak diasumsikan sebagai fosil bakteri. Salah satu ilmuwan yang harus kita syukuri atas jawaban atas kedua pertanyaan tersebut adalah Jakob Vinther, seorang profesor di bidang makroevolusi di University of Bristol di Inggris.
“Saya sedang melihat tinta fosil pada nenek moyang seperti cumi-cumi dan gurita. Itu sangat terpelihara dengan baik. kemudian ketika Anda mengambil tinta fosil, itu terlihat persis sama: bola bulat kecil yang sempurna,” kata Vinther kepada Live Science dikutip SINDOnews, Senin (25/4/2022).
Baca juga; Pterosaurus Diperkirakan Memiliki Bulu Warna Warni, Berevolusi Jauh Sebelum Terbang
Bola-bola itu adalah melanosom, gumpalan mikroskopis melanin, pigmen yang mewarnai rambut, kulit, bulu, dan mata di seluruh dunia hewan. Struktur bundar ini ternyata sama dengan yang dikira bakteri pada bulu dinosaurus.
Sejak fosil bulu dinosaurus pertama dilaporkan pada tahun 1996, para ilmuwan telah memperhatikan struktur mikroskopis bulat di dalamnya, struktur yang banyak diasumsikan sebagai fosil bakteri. Salah satu ilmuwan yang harus kita syukuri atas jawaban atas kedua pertanyaan tersebut adalah Jakob Vinther, seorang profesor di bidang makroevolusi di University of Bristol di Inggris.
“Saya sedang melihat tinta fosil pada nenek moyang seperti cumi-cumi dan gurita. Itu sangat terpelihara dengan baik. kemudian ketika Anda mengambil tinta fosil, itu terlihat persis sama: bola bulat kecil yang sempurna,” kata Vinther kepada Live Science dikutip SINDOnews, Senin (25/4/2022).
Baca juga; Pterosaurus Diperkirakan Memiliki Bulu Warna Warni, Berevolusi Jauh Sebelum Terbang
Bola-bola itu adalah melanosom, gumpalan mikroskopis melanin, pigmen yang mewarnai rambut, kulit, bulu, dan mata di seluruh dunia hewan. Struktur bundar ini ternyata sama dengan yang dikira bakteri pada bulu dinosaurus.
Lihat Juga :