Kominfo Beri Kesempatan Aplikasi Pencuri Data Perbaiki Sistem

Sabtu, 23 April 2022 - 20:38 WIB
loading...
Kominfo Beri Kesempatan...
Kominfo kasih kesempatan aplikasi pencuri data perbaiki sistem, FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Menkominfo Bidang Kebijakan Digital dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dedy Permadi menanggapi hebohnya dugaan penyalahgunaan data pribadi yang dilakukan beberapa aplikasi.

Dalam pernyataan resminya, Dedy permadi memberikan tenggat waktu tiga hari kepada aplikasi yang dimaksud untuk memperbaiki sistem dan tata kelolanya. Jika tidak, maka akan diambil langkah penutupan akses.

“Kominfo telah melakukan pendalaman, penelusuran, dan investigasi. Dan menemukan bahwa memang ada fitur-fitur yang berpotensi untuk penyalahgunaan data pribadi," kata Dedy Permadi, dikutip pada Sabtu (23/4/2022).

BACA JUGA - Kominfo Ungkap Alasan Blokir TikTok Cash

“Kami memberikan waktu tiga hari setelah pemberitahuan, yakni tanggal 21 April 2022. Jika tidak dilakukan, maka kami akan melakukan penutupan akses baik di Google Play Store maupun App Store,” tegasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya, Polda Metro Jaya menemukan adanya 11 aplikasi di Play Store yang diduga melakukan pencurian data pribadi jutaan pengguna. Mirisnya, sebagian aplikasi tersebut bermuatan Islami.

Misalnya aplikasi adzan dan mengaji. Hasil analisis Tim Siber Polda Metro Jaya menemukan bahwa aplikasi-aplikasi tersebut ada yang telah diunduh lebih dari 10 juta pengguna.

Berikut daftar 11 aplikasi di Play Store yang diduga melakukan pencurian data:

1. Speed Camera Radar
2. Al-Moazin Lite (Prayer Times)
3. WiFi Mouse (remote control PC)
4. QR & Barcode Scanner
5. Qibla Compass - Ramadan 2022
6. Simple Weather & Clock Widget
7. Handcent Nex SMS-Text w/MMS
8. Smart Kit 360
9. Al Quran MP3 - 50 Reciters & Translation Audio
10. Full Quran MP3 - 50+ Language & Translation Audio
11. Audiosdroid Audio Studio DAW

Aplikasi-aplikasi tersebut berpotensi melanggar prinsip perlindungan data pribadi karena memikiki fitur yang memungkinkan akses identitas perangkat, akses daftar kontak perangkat, aktivasi lokasi secara otomatis, hingga melihat koneksi sambungan wifi.

"Sehingga kami menyampaikan kepada Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dari aplikasi untuk segera melakukan perbaikan sistem dan juga menutup fitur yang berpotensi adanya pelanggaran pelindungan data pribadi,” tutup Dedy Permadi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Bukan Cuma Adu Rudal,...
Bukan Cuma Adu Rudal, Hacker dan AI Jadi Malaikat Maut di Perang AS-Israel vs Iran
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
Google Umumkan Patch...
Google Umumkan Patch Darurat Chrome untuk Waspadai Zero-Day
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved