Ini Beda Rudal Hipersonik Kinzhal dan Zirkon, Senjata Andalan Rusia

Kamis, 14 April 2022 - 21:14 WIB
loading...
Ini Beda Rudal Hipersonik...
Rudal hipersonik Kinzhal ditembakkan dari pesawat MiG 31. Perang Rusia Ukraina secara tidak langsung telah mengangkat pamor senjata hipersonik. Foto/The War Zone
A A A
MOSKOW - Perang Rusia Ukraina secara tidak langsung telah mengangkat pamor senjata hipersonik naik ke permukaan. Apalagi Rusia secara resmi mengonfirmasi untuk pertama kali penggunaan rudal hipersonik di medan perang Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia mengakui telah menembakkan rudal hipersonik Kinzhal ke depot amunisi di sekitar kota Deliatyn di barat daya Ukraina, pada 19 Maret 2022. Ini adalah pertama kali senjata hipersonik digunakan dalam pertempuran yang ditembakkan dari pesawat tempur MiG 31.

Rusia sejak 1980 sudah mengembangkan rudal hipersonik dan sampai saat ini ada 3 rudal hipersonik andalan Rusia yang sudah masuk layanan militer. Tiga rudal hipersonik yang berhasil dikembangkan Rusia, adalah Kh-47M2 Kinzhal, 3M22 Zirkon, dan Avangard (Hypersonic Glide Vehicle).

Baca juga; Rudal Kinzhal yang Bikin Gempar Dunia, Ini Kehebatan Senjata Hipersonik Rusia

Rudal Kinzhal pertama kali dikenalkan oleh Presiden Vladimir Putin pada 1 Maret 2018, sebagai salah satu dari enam senjata strategis Rusia yang baru. Seminggu kemudian, Angkatan Dirgantara Rusia melakukan uji tembak pertama rudal Kinzhal dari pesawat MiG-31B di atas Rusia Barat Daya.

Dikutip dari laman Missiledefenseadvocacy, rudal hipersonik Kinzhal memiliki jangkauan lebih dari 2.000 km, kecepatan lebih dari Mach 10, dan kemampuan manuver mengelak di setiap tahap penerbangan. Rudal Kinzhal mampu membawa hulu ledak konvensional dan bisa diganti dengan hulu ledak nuklir dengan berat sama 480 kg.

Rudal Kinzhal merupakan modernisasi dari sistem rudal balistik Iskander-M, sehingga penyebutan sebagai rudal hipersonik agak menyesatkan. Sebab, hampir semua rudal balistik mencapai kecepatan hipersonik atau di atas Mach 5.

Baca juga; Terbongkar Rahasia Rudal Balistik Iskander Rusia Mampu Menembus Jantung Ukraina
Ini Beda Rudal Hipersonik Kinzhal dan Zirkon, Senjata Andalan Rusia


Rudal Kinzhal, sama seperti Iskander-M, memiliki dimensi serupa, yaitu panjang 8 meter, diameter bodi 1 meter, dan berat peluncuran sekitar 4.300 kg. Bedanya rudal Iskander-M diluncurkan dari darat, sedangkan rudal Kinzhal diluncurkan dari udara menggunakan pesawat pembom Tu-22M3 atau interceptor MiG-31K.

Jadi dapat diartikan rudal Kinzhal adalah rudal balistik yang diluncurkan dari udara sehingga bisa menembus kecepatan maksimal Mach 10. Karena diluncurkan dari udara, rudal Kinzhal desainnya sedikit berbeda, yaitu kemudi yang diperkecil dan punya ekor rudal untuk melindungi nozel mesin selama terbang.

Target rudal Kinzhal adalah fasilitas militer penting di darat, seperti bandara udara, depot senjata, dan markas komando. Diluncurkan dari udara membuat rudal Kinzhal sulit dideteksi dan hampir tidak mungkin diintersep sistem penangkis serangan udara.

Baca juga; Perbedaan Kecepatan Antara Rudal Hipersonik dan Rudal Supersonik
Ini Beda Rudal Hipersonik Kinzhal dan Zirkon, Senjata Andalan Rusia


Berbeda dengan rudal hipersonik Tsirkon atau Zirkon. Rudal yang memiliki kode nama Zirkon 3M22 atau SS-N-33 merupakan rudal jelajah hipersonik anti-kapal. Jangkauan perkiraan Zirkon adalah 500 km pada level rendah dan hingga 750 km pada lintasan semi-balistik, tetapi media Rusia melaporkan jangkauannya mencapai 1.000 km.

Rudal Zirkon bekerja secara dua tahap menggunakan bahan bakar padat pada tahap pertama dan motor scramjet pada tahap kedua. Rudal Zirkon bernilai strategis karena kecepatannya mencapai Mach 8 saat pengujian April 2017.

Selama penerbangan, rudal Zirkon tertutup awan plasma yang menyerap sinar frekuensi radio sehingga membuatnya tidak terdeteksi radar. Rudal Zirkon dapat menembus kecepatan Mach 9 dan terbang pada ketinggian 30-40 km karena hambatan udara lebih kecil.

Baca juga; Kapal Perang Nuklir Terbesar Rusia Rampung Diperbaiki, Dibekali 8 Rudal Hipersonik Tsirkon
Ini Beda Rudal Hipersonik Kinzhal dan Zirkon, Senjata Andalan Rusia


Dikutip dari laman The War Zone rudal Zirkon memiliki panjang 8-10 meter dan membawa hulu ledak seberat 300-400 kg. Rudal Zirkon ditembakkan dari peluncur vertikal universal 3S-14 yang biasa ditempatkan kapal perang, kapal selam, dan peluncur rudal pantai bergerak Bastion.

Rudal Zirkon dirancang untuk menghancurkan kapal perang dan kapal induk musuh, makanya banyak ditempatkan di kapal perang dan kapal selam. Angkatan Laut Rusia mengerahkan rudal Zirkon pada fregat kelas Laksamana Gorshkov dan kelas Laksamana Grigorovich, korvet kelas Gremyashchiy, serta kapal selam kelas Yasen.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
WhatsApp, Facebook,...
WhatsApp, Facebook, dan Instagram Diblokir Total di Rusia
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Rekomendasi
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved