Bukti Awal Asal-usul Kalender Suku Maya Ditemukan di Piramida Guatemala

Kamis, 14 April 2022 - 08:07 WIB
loading...
Bukti Awal Asal-usul...
Bukti baru yang ditemukan arkeolog di Piramida Guetamala membuktikan kalau kalender suku Maya berusia lebih tua sekitar 150 tahun dari perkiraan awal. Foto/IFL Science
A A A
JAKARTA - Bukti baru yang ditemukan arkeolog di Piramida Guetamala membuktikan kalau kalender suku Maya berusia lebih tua sekitar 150 tahun dari perkiraan awal yakni sekitar 100 Sebelum Masehi (SM). Kalender suku Maya terkenal karena meramalkan akan terjadi kiamat pada tahun 2012.

Dilansir IFL Science, Kamis (14/4/2022), sebuah mural berusia lebih dari 2.220 tahun mengungkapkan aspek lain dari budaya Maya juga berasal setidaknya 150 tahun lebih awal dari yang telah diakui.

Temuan tersebut membuat antropolog begitu antusias melakukan penggalian di kompleks piramida Las Pinturas. Lukisan mural tersebut juga menunjukkan bahwa kalender suku Maya diketahui berasal dari abad ketiga SM.

Las Pinturas, di San Bartolo, Guatemala mencakup beberapa mural paling penting yang bertahan dari budaya Maya praklasik. Bagian paling terkenal, yang menggambarkan aspek mitologi asal Maya, berasal dari sekitar 100 SM.

BACA : Cara Menentukan Umur Fosil dengan Metode C-14

Namun, piramida dibangun dalam tujuh tahap, dan fondasinya baru dieksplorasi sejak 2002. Di sana, para arkeolog telah menemukan karya seni yang lebih tua, berdasarkan penanggalan radiokarbon dan gaya hieroglif, berasal dari antara 300 dan 200 SM.

Di antara benda-benda yang dilukis di dinding fondasi piramida adalah kepala rusa dengan angka Maya 7 dicat di atasnya. "Bentuknya menunjukkan bahwa itu adalah catatan tanggal dalam kalender 260 hari Mesoamerika, '7 Rusa," kata Profesor David Stuart dari University of Texas, Austin.

"Di sini, tampaknya berada di posisi awal, mungkin sebagai bagian dari keterangan untuk adegan yang menyertainya atau sosok manusia, sekarang hilang," tambahnya.

Kalender 260 hari digunakan di seluruh Amerika Tengah pada zaman kuno, terdiri dari 13 siklus 20 hari. Kalender itu tertanam begitu dalam dalam budaya sehingga telah bertahan selama lima abad hingga masih digunakan oleh beberapa penduduk Pribumi hingga saat ini.

BACA JUGA: Cara Cek Saldo E-Money di HP Tanpa NFC

Setiap hari dalam satu siklus berbagi nama dengan binatang atau benda, dengan pasangan 7 dengan rusa (Manik' dalam bahasa Maya) bertahan selama ribuan tahun. Namun, Manik' juga bisa menjadi "pembawa tahun", membantu untuk menunjukkan tahun tertentu dalam siklus 52 tahun.

Arkeolog yakin simbol 7 Manik menunjukkan representasi paling awal dari kalender Maya sekitar 150 tahun sebelum banyak prasasti muncul baik dalam budaya Maya dan Zapotec.

Beberapa contoh sebelumnya telah diklaim, beberapa berasal dari 400 tahun sebelum simbol Las Pinturas. Di sisi lain, Rusa Las Pinturas menunjukkan bahwa kalender tersebut sudah layak digunakan.

BACA JUGA : Nissan Babak Belur di Asia Tenggara, Ini Jawaban Mantan Bos

“Fragmen mural mendokumentasikan tradisi juru tulis yang kuat dengan banyak tangan dan gaya penulisan yang menunjukkan komunitas juru tulis lokal. Ini pada gilirannya menunjukkan kekunoan dan ketahanan kalender," katanya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi...
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi di Gletser Kiamat Antartika
2 Ramalan 2026 Nostradamus...
2 Ramalan 2026 Nostradamus Terbukti di Awal Tahun
Atmosfer Bumi Bocor...
Atmosfer Bumi Bocor ke Luar Angkasa, Ilmuwan Yakin Kiamat Semakin Dekat
Kiamat Militer AS di...
Kiamat Militer AS di Timur Tengah? Iran Hancurkan 16 Pangkalan AS
RDPU terkait Kasus Amsal...
RDPU terkait Kasus Amsal Sitepu, Lola Nelria: Sampai Kiamat, Komisi III DPR Akan Bela Masyarakat
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved