Komet Raksasa Menuju Bumi dengan Kecepatan 35.000 Kilometer per Jam
Rabu, 13 April 2022 - 20:32 WIB
loading...
Para astronom telah melihat komet es raksasa yang sedang mengarah ke bumi dengan kecepatan 35.000 kilometer per jam. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Para astronom telah melihat komet es raksasa yang sedang mengarah ke bumi dengan kecepatan 35.000 kilometer perjam. Diperkirakan komet ini akan berada paling dekat dengan bumi pada tahun 2031.
Dilansir Live Science, Rabu (13/4/2022), kendati mengarah ke bumi, ilmuwan tidak begitu khawatir dengan komet yang dinamai C/2014 UN271 atau Bernardinelli-Bernstein (BB) karena lintasannya akan menjauh dari bumi.
Pada saat akan mendekati bumi pada tahun 2031, komet tersebut akan bergerak menjauh sekitar 1 miliar mil. Sebagai perbandingan, jarak tersebut sama dengan jarak antara Saturnus dengan matahari.
Ketika BB mendekati bumi, para ilmuwan akan mempelajari inti dari komet tersebut. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa batu ruang angkasa es berukuran lebih dari 128 kilometer.
BACA : Oumuamua, Pengunjung Misterius Luar Angkasa yang Dicurigai Pesawat Alien
Karena begitu besarnya BB, komet tersebut pernah dikira sebagai planet kerdil. Namun berdasarkan pengamatan terbaru, batu itu memiliki ekor yang bersinar atau koma. Ini merupakan indikator jelas bahwa batu ruang angkasa itu adalah komet es yang melintas melalui tata surya bagian dalam yang relatif hangat.
Sekarang, para astronom telah menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble untuk mengintip melalui koma batu yang menyala-nyala dan fokus langsung pada jantungnya yang sedingin es.
Dilansir Live Science, Rabu (13/4/2022), kendati mengarah ke bumi, ilmuwan tidak begitu khawatir dengan komet yang dinamai C/2014 UN271 atau Bernardinelli-Bernstein (BB) karena lintasannya akan menjauh dari bumi.
Pada saat akan mendekati bumi pada tahun 2031, komet tersebut akan bergerak menjauh sekitar 1 miliar mil. Sebagai perbandingan, jarak tersebut sama dengan jarak antara Saturnus dengan matahari.
Ketika BB mendekati bumi, para ilmuwan akan mempelajari inti dari komet tersebut. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa batu ruang angkasa es berukuran lebih dari 128 kilometer.
BACA : Oumuamua, Pengunjung Misterius Luar Angkasa yang Dicurigai Pesawat Alien
Karena begitu besarnya BB, komet tersebut pernah dikira sebagai planet kerdil. Namun berdasarkan pengamatan terbaru, batu itu memiliki ekor yang bersinar atau koma. Ini merupakan indikator jelas bahwa batu ruang angkasa itu adalah komet es yang melintas melalui tata surya bagian dalam yang relatif hangat.
Sekarang, para astronom telah menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble untuk mengintip melalui koma batu yang menyala-nyala dan fokus langsung pada jantungnya yang sedingin es.
Lihat Juga :