Yuri Gagarin, Elang Kecil dari Rusia si Pemicu Kompetisi Eksplorasi Luar Angkasa
Selasa, 12 April 2022 - 14:28 WIB
loading...
A
A
A
Vostok 1 resmi diluncurkan pukul 09.07 pagi waktu Moskow. Saat hendak berangkat, ada sebuah seruan Yuri yang masih terkenal hingga kini, yaitu “Poyekhali!” yang artinya “Ayo kita pergi!” Yuri terlihat sangat siap dan bahagia dalam menjemput mimpinya untuk bisa tiba di luar angkasa. Selama misinya, ia tidak mengendalikan roket luar angkasa. Sebab, Vostok 1 diketahui mempunyai sistem otomatis.
Yuri Gagarin berhasil menyelesaikan misinya dengan orbit tunggal mengelilingi bumi. Sejarah mencatat, kecepatan tertinggi Vostok 1 mencapai 17.600 mph. Setelahnya, pesawat kembali ke bumi. Yuri terlempar dari dalam pesawat ketika jarak antara Vostok 1 dan Bumi sejauh 7 km. Hal itu tepat sesuai rencana dan Yuri mendarat dengan selamat.
Dengan berhasilnya misi ini, maka dunia internasional menganggap Yuri sebagai pahlawan. Prestasinya tersebut dianggap hebat, karena belum ada satu manusia pun yang berhasil sampai di luar angkasa. Setelahnya, banyak ilmuwan luar angkasa yang melakukan eksplorasi dan menjadikan misi Yuri sebagai bahan penelitian serta pembelajaran.
Yuri meninggal dunia pada 27 Maret 1968 saat menerbangkan jet tempur MiG-15 dalam latihan rutin. Mengutip History, kecelakaan itu ia alami bersama seorang rekannya, Vladimir Seryogin. Jasad Yuri dikremasi dan abunya dibawa ke Kremlin.
Hasil investigasi yang dilakukan menyebutkan bahwa Yuri sengaja membelokkan jet nya untuk menghindari sebuah benda asing yang melintas di depannya. Diduga, benda tersebut adalah balon atau burung. Setelah itu, jet berputar hingga akhirnya jatuh ke tanah dan menewaskan 2 orang awaknya.
Meski telah lama tiada, kini nama Yuri Gagarin abadi. Saat ini seluruh negara superpower berlomba-lomba mengeksplorasi luar angkasa. Mereka berupaya menjadi yang terjauh mencari tempat-tempat yang tidak terduga. Tapi yang perlu diingat Yuri Gagarin adalah orang yang melangkah pertama di atas sana.
Yuri Gagarin berhasil menyelesaikan misinya dengan orbit tunggal mengelilingi bumi. Sejarah mencatat, kecepatan tertinggi Vostok 1 mencapai 17.600 mph. Setelahnya, pesawat kembali ke bumi. Yuri terlempar dari dalam pesawat ketika jarak antara Vostok 1 dan Bumi sejauh 7 km. Hal itu tepat sesuai rencana dan Yuri mendarat dengan selamat.
Dengan berhasilnya misi ini, maka dunia internasional menganggap Yuri sebagai pahlawan. Prestasinya tersebut dianggap hebat, karena belum ada satu manusia pun yang berhasil sampai di luar angkasa. Setelahnya, banyak ilmuwan luar angkasa yang melakukan eksplorasi dan menjadikan misi Yuri sebagai bahan penelitian serta pembelajaran.
Yuri meninggal dunia pada 27 Maret 1968 saat menerbangkan jet tempur MiG-15 dalam latihan rutin. Mengutip History, kecelakaan itu ia alami bersama seorang rekannya, Vladimir Seryogin. Jasad Yuri dikremasi dan abunya dibawa ke Kremlin.
Hasil investigasi yang dilakukan menyebutkan bahwa Yuri sengaja membelokkan jet nya untuk menghindari sebuah benda asing yang melintas di depannya. Diduga, benda tersebut adalah balon atau burung. Setelah itu, jet berputar hingga akhirnya jatuh ke tanah dan menewaskan 2 orang awaknya.
Meski telah lama tiada, kini nama Yuri Gagarin abadi. Saat ini seluruh negara superpower berlomba-lomba mengeksplorasi luar angkasa. Mereka berupaya menjadi yang terjauh mencari tempat-tempat yang tidak terduga. Tapi yang perlu diingat Yuri Gagarin adalah orang yang melangkah pertama di atas sana.
(wsb)
Lihat Juga :