Amazon Menangkan Kontrak Project Kuiper, Siapkan 83 Peluncuran 3.236 Satelit
Rabu, 06 April 2022 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; China Kembangkan Satelit yang Mampu Menarik Satelit Lain ke Luar Orbit, Ini Cara yang Dipakai
Namun, Eric Berger dari Ars Technica menduga, kemungkinan ini terkait persaingan bisnis. Apalagi SpaceX baru-baru ini menandatangani untuk meluncurkan satelit internet OneWeb yang semula direncanakan diluncurkan dengan roket Soyuz buatan Rusia. Sayang kesepakatan Soyuz OneWeb dengan Arianespace, berantakan setelah Rusia menginvasi Ukraina.
Berbeda dengan roket Falcon 9, roket baru yang digunakan Amazon untuk meluncurkan satelit Project Kuiper belum pernah beroperasi. Roket Ariane 6 dan Vulcan Centaur diharapkan melakukan debut peluncurkan akhir tahun ini.
Sedangkan peluncuran pertama rokt Glenn baru kemungkinan tidak akan terjadi sebelum 2023. Amazon juga memegang kesepakatan Project Kuiper yang sudah ada sebelumnya untuk sembilan peluncuran di Atlas V ULA.
Namun, Eric Berger dari Ars Technica menduga, kemungkinan ini terkait persaingan bisnis. Apalagi SpaceX baru-baru ini menandatangani untuk meluncurkan satelit internet OneWeb yang semula direncanakan diluncurkan dengan roket Soyuz buatan Rusia. Sayang kesepakatan Soyuz OneWeb dengan Arianespace, berantakan setelah Rusia menginvasi Ukraina.
Berbeda dengan roket Falcon 9, roket baru yang digunakan Amazon untuk meluncurkan satelit Project Kuiper belum pernah beroperasi. Roket Ariane 6 dan Vulcan Centaur diharapkan melakukan debut peluncurkan akhir tahun ini.
Sedangkan peluncuran pertama rokt Glenn baru kemungkinan tidak akan terjadi sebelum 2023. Amazon juga memegang kesepakatan Project Kuiper yang sudah ada sebelumnya untuk sembilan peluncuran di Atlas V ULA.
(wib)
Lihat Juga :