Pandemi Berjalan 3 Tahun, WHO Gagal Ungkap Asal Usul Covid-19

Rabu, 06 April 2022 - 12:48 WIB
loading...
Pandemi Berjalan 3 Tahun,...
Kota Wuhan di China yang diduga lokasi awal COVID-19. FOTO/ IST
A A A
BEIJING - Meski pandemi Covid-19 sudah memasuki tahun ketiga, dunia masih gagal mengidentifikasi sumber virus yang memicu kondisi tersebut.

Menurut Al Jazeera, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus corona sebagai pandemi pada 11 Maret 2020, hanya enam minggu setelah mengumumkan darurat kesehatan global.

BACA JUGA - Satgas COVID-19 Teluk Bintuni Tekan Pandemi COVID-19

Meskipun hewan inang dari virus corona yang menyebabkan wabah Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) 2003-2004 dan MERS 2012 diidentifikasi dalam beberapa bulan, tetapi asal usul virus SARS-CoV-2 saat ini terbukti lebih sulit untuk dipahami.

Pada September tahun lalu, sebuah gugus tugas yang dibentuk oleh Komisi Lancet Covid-19 untuk menemukan asal-usul wabah dibubarkan setelah 14 bulan di tengah tuduhan dan kekhawatiran tentang konflik kepentingan.

Bahkan, investigasi yang dilakukan WHO juga sebagian besar terhenti setelah melakukan kunjungan ke China pada Januari tahun lalu.

Hingga saat ini, China belum menyerahkan bukti kepada WHO untuk mendukung klaim Beijing bahwa penularan virus Corona memiliki transmisi zoonosis alami dari kelelawar ke inang hewan ke manusia serta Pasar Makanan Laut Huanan di mana kasus pertama yang terdeteksi telah didesinfeksi dan segera ditutup.

Upaya mengidentifikasi sumber membantu mengungkap hal-hal lain tentang kemungkinan virus itu berasal dari tempat lain termasuk kebocoran laboratorium.

Seorang profesor dari Pusat Nasional Epidemiologi dan Kesehatan Penduduk di Universitas Nasional Australia, Colin Butler memandang China tidak transparan dalam hal ini.

"Saya percaya China tidak transparan. Mereka sepertinya menghindari beberapa hal, ”katanya.

Akhir tahun lalu, Butler ditugaskan oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menulis laporan tentang Covid-19.

Dalam laporan berjudul Perubahan Lingkungan dan Covid-19: Risiko Pandemi Masa Depan di Asia dan Pasifik, Butler mencantumkan prosedur medis dan laboratorium sebagai faktor risiko yang memungkinkan virus keluar dari lingkungan yang terkendali dan menyebar luas.

“Misalnya, China mengizinkan eksperimen virus corona dilakukan dalam pengaturan biosekuriti rendah yang hanya membutuhkan peralatan pelindung untuk pekerja laboratorium dan wastafel,” jelasnya.

Butler percaya kebenaran tentang pandemi saat ini akan tetap terkubur oleh kepemimpinan China.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Asal-Usul dan Kisah...
Asal-Usul dan Kisah Puasa Tarwiyah-Arafah
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Infografis
3 Alasan Presiden Jokowi...
3 Alasan Presiden Jokowi Cabut Status Pandemi Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved