Keluar Uang Rp41,4 Triliun, Elon Musk Miliki 9,2 Persen Saham Twitter
Senin, 04 April 2022 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
Langkah pembelian itu memang mengejutkan mengingat sebelumnya Elon Musk justru menuduh Twitter merusak demokrasi dan kebebasan karena tidak memberikan kebebasan berbicara yang sebenarnya. Tuduhan itu disuarakannya lewat akun twitter resmi milik pria kelahiran 28 Juni 1971 itu.
Elon Musk menuliskan Twitter sebagai tempat umum atau publik telah gagal memberikan kebebasan berbicara pada penggunanya. Padahal menurutnya prinsip kebebasan berbicara adalah inti dasar dari demokrasi. "Apakah saat ini platform baru sangat dibutuhkan," tulis Elon Musk.
Baca juga : Elon Musk Tuduh Twitter Merusak Demokrasi dan Kebebasan Berbicara
Uniknya setelah tuduhan itu Elon Musk justru membeli saham Twitter. Aksi itu pembelian itu justru membuat nilai saham Twitter melonjak drastis sebesar 21 persen.
Analis percaya kepemilikan saham yang dilakukan Elon Musk, kemungkinan akan berlanjut pada tindakan aktif di sosial media microblogging itu. “Kami mengharapkan pembelian saham pasif ini hanya sebagai langkah awal dari upaya yang lebih luas dengan manajemen Twitter. Pada akhirnya hal itu dapat mengarah pada kepemilikan aktif dan potensi peran kepemilikan Twitter yang lebih agresif,” kata Dan Ives, analis di Wedbush Securities.
Elon Musk menuliskan Twitter sebagai tempat umum atau publik telah gagal memberikan kebebasan berbicara pada penggunanya. Padahal menurutnya prinsip kebebasan berbicara adalah inti dasar dari demokrasi. "Apakah saat ini platform baru sangat dibutuhkan," tulis Elon Musk.
Baca juga : Elon Musk Tuduh Twitter Merusak Demokrasi dan Kebebasan Berbicara
Uniknya setelah tuduhan itu Elon Musk justru membeli saham Twitter. Aksi itu pembelian itu justru membuat nilai saham Twitter melonjak drastis sebesar 21 persen.
Analis percaya kepemilikan saham yang dilakukan Elon Musk, kemungkinan akan berlanjut pada tindakan aktif di sosial media microblogging itu. “Kami mengharapkan pembelian saham pasif ini hanya sebagai langkah awal dari upaya yang lebih luas dengan manajemen Twitter. Pada akhirnya hal itu dapat mengarah pada kepemilikan aktif dan potensi peran kepemilikan Twitter yang lebih agresif,” kata Dan Ives, analis di Wedbush Securities.
(wsb)
Lihat Juga :