Google Siapkan Fitur Baru untuk Mendeteksi Informasi Palsu
Sabtu, 02 April 2022 - 12:08 WIB
loading...
Google siap menambahkan fitur baru label Highly cited ke hasil pencarian yang memungkinkan pengguna menemukan sumber asli dari berita yang sedang tren. Fitur itu bertujuan untuk mendeteksi dan membatasi jumlah informasi yang salah secara online. Foto/The
A
A
A
GOOGLE siap menambahkan fitur baru label “Sangat dikutip” atau (Highly cited) ke hasil pencarian yang memungkinkan pengguna menemukan sumber asli dari berita yang sedang tren. Google mengatakan fitur itu bertujuan untuk mendeteksi dan membatasi jumlah informasi yang salah secara online.
Fitur ini juga akan membantu orang mengidentifikasi informasi dan berita reguler yang sering dikutip oleh sumber berita lain. Label ini akan muncul di Top Stories.
“Anda akan dapat menemukannya di apa saja mulai dari artikel investigasi, wawancara, pengumuman, siaran pers, atau berita lokal. Selama penerbit lain menunjukkan relevansinya dengan menautkan untuk itu," kata Nidhi Hebbar, Manajer Produk di Google dikutip SINDOnews dari laman The Star, Sabtu (4/2/2022).
Baca juga; Google Bayar Konten Berita
Google juga menyarankan agar Penelusur membiasakan diri dengan alat Penjelajah Pemeriksaan Fakta atau Fact Check Explorer tool. Ini memungkinkan pengguna menelusuri topik apa pun yang ingin mereka tanyakan, dan merujuk secara acak lebih dari 150.000 pemeriksaan fakta untuk memberikan lebih banyak konteks.
“Kami sangat tertarik dengan potensi untuk meningkatkan liputan orisinal, sehingga semakin memudahkan orang untuk menemukan dan terlibat dengan penerbit dan jurnalis yang karyanya membawa nilai unik pada sebuah cerita,” ujar Hebbar.
Di Berita utama, Anda akan dapat menemukannya di apa saja mulai dari artikel investigasi, hingga wawancara, pengumuman, siaran pers, atau berita lokal, selama penerbit lain menunjukkan relevansinya dengan menautkannya. Misalna sebuah media berita lokal memecahkan sebuah cerita investigasi yang menyelidiki masalah di distrik tempat tinggal Anda.
Fitur ini juga akan membantu orang mengidentifikasi informasi dan berita reguler yang sering dikutip oleh sumber berita lain. Label ini akan muncul di Top Stories.
“Anda akan dapat menemukannya di apa saja mulai dari artikel investigasi, wawancara, pengumuman, siaran pers, atau berita lokal. Selama penerbit lain menunjukkan relevansinya dengan menautkan untuk itu," kata Nidhi Hebbar, Manajer Produk di Google dikutip SINDOnews dari laman The Star, Sabtu (4/2/2022).
Baca juga; Google Bayar Konten Berita
Google juga menyarankan agar Penelusur membiasakan diri dengan alat Penjelajah Pemeriksaan Fakta atau Fact Check Explorer tool. Ini memungkinkan pengguna menelusuri topik apa pun yang ingin mereka tanyakan, dan merujuk secara acak lebih dari 150.000 pemeriksaan fakta untuk memberikan lebih banyak konteks.
“Kami sangat tertarik dengan potensi untuk meningkatkan liputan orisinal, sehingga semakin memudahkan orang untuk menemukan dan terlibat dengan penerbit dan jurnalis yang karyanya membawa nilai unik pada sebuah cerita,” ujar Hebbar.
Di Berita utama, Anda akan dapat menemukannya di apa saja mulai dari artikel investigasi, hingga wawancara, pengumuman, siaran pers, atau berita lokal, selama penerbit lain menunjukkan relevansinya dengan menautkannya. Misalna sebuah media berita lokal memecahkan sebuah cerita investigasi yang menyelidiki masalah di distrik tempat tinggal Anda.
Lihat Juga :