Khawatir Radiasi Nuklir, Warga Norwegia Diminta Siapkan Bunker Era Perang Dingin
Kamis, 31 Maret 2022 - 17:13 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Mariano Grossi mengunjungi Zaporizhzhia, pembangkit listrik tenaga nuklir di Ukraina selatan untuk bertemu pejabat Ukraina dan memberikan bantuan teknis.
Grossi mengatakan IAEA tidak terlibat dalam pembicaraan politik dengan Rusia tetapi memastikan bahwa sesegera mungkin fasilitas nuklir kembali ke tangan orang-orang Ukraina.
BACA JUGA : 4 Makanan yang Harus Dihindari di Mobil
The Times melaporkan melaporkan, Ukraina memiliki produksi tenaga nuklir paling banyak di Eropa. Jika terjadi kecelakaan seperti di Chernobyl , semua wilayah di Eropa barat akan terpengaruh oleh itu radiasi tersebut.
Saat ini di Ukraina terdapat 15 reaktor nuklir di empat pembangkit, salah satunya di Zaporizhzhia yang kini berada di bawah kendali militer Rusia. Mereka juga menguasai pabrik Chernobyl yang pernah mengalami kecelakaan parah.
Namun kemarin, para pejabat militer AS mengatakan pasukan Rusia mulai menarik diri dari Chernobyl di utara Kiev. "Kami pikir mereka akan pergi, saya tidak dapat memberitahu Anda bahwa mereka semua sudah pergi," kata seorang pejabat pertahanan AS yang berbicara tanpa menyebut nama.
Grossi mengatakan IAEA tidak terlibat dalam pembicaraan politik dengan Rusia tetapi memastikan bahwa sesegera mungkin fasilitas nuklir kembali ke tangan orang-orang Ukraina.
BACA JUGA : 4 Makanan yang Harus Dihindari di Mobil
The Times melaporkan melaporkan, Ukraina memiliki produksi tenaga nuklir paling banyak di Eropa. Jika terjadi kecelakaan seperti di Chernobyl , semua wilayah di Eropa barat akan terpengaruh oleh itu radiasi tersebut.
Saat ini di Ukraina terdapat 15 reaktor nuklir di empat pembangkit, salah satunya di Zaporizhzhia yang kini berada di bawah kendali militer Rusia. Mereka juga menguasai pabrik Chernobyl yang pernah mengalami kecelakaan parah.
Namun kemarin, para pejabat militer AS mengatakan pasukan Rusia mulai menarik diri dari Chernobyl di utara Kiev. "Kami pikir mereka akan pergi, saya tidak dapat memberitahu Anda bahwa mereka semua sudah pergi," kata seorang pejabat pertahanan AS yang berbicara tanpa menyebut nama.
(ysw)
Lihat Juga :