Imbas Perang Rusia Ukraina, Ukrtelecom Nyaris Lumpuh Diserang Siber

Rabu, 30 Maret 2022 - 20:27 WIB
loading...
Imbas Perang Rusia Ukraina,...
Internet yang dikelola operator telekomunikasi nasional Ukraina Ukrtelecom nyaris lumpuh setelah serangan siber besar-besaran. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Internet yang dikelola operator telekomunikasi nasional Ukraina, Ukrtelecom nyaris lumpuh setelah mengalami serangan siber besar-besaran. Usai berhasil mengembalikan layanan inertnet, Ukrtelecom membatasi akses pelanggan untuk melindungi pengguna militer dan infrastruktur penting.

Dilansir dari BBC, Rabu (30/3/2022), monitor internet global Netblocks mengatakan, serangan siber ini merupakan gangguan paling parah yang mempengaruhi Ukrtelecom sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai bulan lalu.

Netblocks mengatakan melihat keruntuhan konektivitas hingga 13% dari level sebelum perang. Namun, pengguna Ukraina di penyedia internet yang berbeda, yang berbicara kepada BBC, melaporkan tidak ada masalah.

Dalam sebuah pernyataan, kepala eksekutif Ukrtelecom Yuriy Kurmaz menyatakan, bahwa serangan siber musuh yang kuat dilakukan pada infrastruktur TI Ukrtelecom.

BACA : Ini 3 Serangan Siber Rusia yang Pernah Membuat Geger AS dan Eropa

"Untuk melindungi infrastruktur jaringan penting dan tidak mengganggu layanan kepada Angkatan Bersenjata, badan militer lainnya, dan pengguna infrastruktur penting, kami terpaksa untuk sementara membatasi akses internet ke sebagian besar pengguna pribadi dan pelanggan bisnis," tambahnya.

Mr Kurmaz mengatakan serangan itu telah berhasil dipukul mundur dan penyediaan layanan secara bertahap dilanjutkan.

Yuriy Shchyhol kepala Layanan Negara Ukraina untuk Komunikasi Khusus dan Perlindungan Informasi mengatakan, bahwa spesialisnya menanggapi dengan cepat situasi tersebut dan telah mencegah kembali serangan siber itu.

BACA JUGA : Cara Membuat Tulisan Terbalik di WhatsApp

Sebelum perusahaan mengungkapkan rincian insiden tersebut, Alp Toker Direktur Netblocks mengatakan kepada BBC bahwa mereka telah mengamati pengguna Ukrtelecom sehingga mengetahui adanya serangan siber tersebut.

Dalam pengamatannya, diketahui kalau internet Ukretelecom offline secara progresif sepanjang hari yang menunjukkan bahwa masalahnya tidak terletak pada kabel atau interkoneksi. "Melainkan dengan infrastruktur pusat di pusat data operator. Ini dapat mengindikasikan serangan siber," ujarnya.

"Ini juga berarti bahwa insiden tersebut memiliki dampak skala nasional, melampaui zona konflik paling panas yang sejauh ini telah menjadi beban gangguan dan pemadaman jaringan Ukraina," katanya. Namun, Toker mengatakan konektivitas tetap tersedia melalui jaringan dan penyedia seluler lainnya.

BACA JUGA : 4 Makanan yang Harus DIhindari di Mobil

Seperti diketahui, Ukrtelecom adalah penyedia internet tetap terbesar di Ukraina dalam hal cakupan geografis. Tetapi dalam hal jumlah pelanggan, Ukrtelecom adalah yang kedua setelah Kyivstar.

Kepada BBC, Ukrtelecom mengatakan bahwa telah beroperasi sekitar 80% dari cakupan penuhnya karena kerusakan yang disebabkan oleh invasi Rusia.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
18 Juta Serangan Siber...
18 Juta Serangan Siber Mengguncang Asia Tenggara, Indonesia Diserang 3 Juta Kali
Dibobol 1.000 Kasus...
Dibobol 1.000 Kasus Sehari: Mengapa Penipuan Digital di Indonesia 4 Kali Lipat Lebih Ganas?
Keamanan Siber: Saat...
Keamanan Siber: Saat Ancaman AI Global Ditangkis Inovasi Lokal Indonesia
Rekor 100%! Seluruh...
Rekor 100%! Seluruh Perusahaan Indonesia Kompak Pakai AI demi Keamanan Siber
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
Rusia Ngamuk Bombardir...
Rusia Ngamuk Bombardir Ukraina, 10 Orang Tewas, Lebih dari 100 Terluka
Rekomendasi
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved