Hutan Bantu Kurangi Pemanasan Global Lebih Dari Satu Cara, Manusia Merusak dengan Berbagai Cara

Selasa, 29 Maret 2022 - 11:36 WIB
loading...
A A A
Dan sebagian besar pendinginan itu, sekitar 0,2 derajat Celcius, berasal dari hutan di inti daerah tropis (dalam 10° khatulistiwa). Topografi kanopi umumnya memberikan pendinginan terbesar, diikuti oleh evapotranspirasi dan kemudian aerosol. Berbeda dengan hutan di ujung utara, yang memiliki efek pembersihan udara.
Hutan Bantu Kurangi Pemanasan Global Lebih Dari Satu Cara, Manusia Merusak dengan Berbagai Cara


Temuan menunjukkan bahwa upaya aksi menekan perubahan iklim global dan regional bukan hanya berfokus pada emisi karbon. “Ada seluruh layanan yang disediakan hutan tropis yang tidak terlihat oleh kita atau pembuat kebijakan,” kata Lawrence.

Baca juga; Dihantam Gelombang Panas Bersamaan, Suhu di Kutub Utara dan Selatan Meroket

Penelitian menunjukkan bahwa membuka hutan tropis atau deforestasi telah merampas banyak manfaat pendinginan iklim. Gabriel de Oliveira, ahli geografi dari University of South Alabama menyebutkan deforestasi bukan satu-satunya cara manusia merusak kemampuan pendinginan hutan. Banyak hutan yang rusak akibat kebakaran atau tebang pilih.

“Selain deforestasi, berbagai aktivitas yang mendegradasi hutan, berdampak pada suhu iklim regional dan global. Jadi sangat penting untuk pemulihan dan perlindungan hutan, karena hutan punya banyak peran penting bukan sekadar mengatasi pemanasan global,” kata de Oliveira.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revolusi Transparansi...
Revolusi Transparansi di Hutan Indonesia: Sakala Menjawab Tantangan Kejujuran Data Iklim Lewat Teknologi MRV
WMO: Kawasan Arab Menghangat...
WMO: Kawasan Arab Menghangat Dua Kali Lebih Cepat dari Rata-Rata Global
Temuan OECD: Sampah...
Temuan OECD: Sampah Plastik Asia Meningkat 70% pada Tahun 2050
PBB Umumkan Banyak Daratan...
PBB Umumkan Banyak Daratan yang Akan Hilang pada 2029
Ausralia Sebut Kepulauan...
Ausralia Sebut Kepulauan Cocos Semakin Terancam Hilang Ditelan Ombak
Hutan Purba Ditemukan,...
Hutan Purba Ditemukan, Ilmuwan Yakin Dihuni Spesies Hewan Misterius
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Jaga Kelestarian Hutan...
Jaga Kelestarian Hutan dan Sumber Air, Rehabilitasi DAS di Lore Selatan Digencarkan
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
Tanda Seseorang Lebih...
Tanda Seseorang Lebih Cerdas dari Rata-rata Manusia Biasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved