Amerika Serikat Siap Melepas Miliaran Nyamuk Mutan

Senin, 28 Maret 2022 - 18:49 WIB
loading...
Amerika Serikat Siap...
AS siap melepas nyamuk mutan. FOTO/ IST
A A A
WASHINGTON - Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) telah menyetujui proyek percontohan Oxitec yang bertujuan untuk melepaskan miliaran nyamuk yang dimodifikasi secara genetik di negara bagian Florida dan California.

BACA JUGA - Nyamuk Paling Tercantik di Dunia 'Sabethes'

Seperti dilansir dari NBC.News, sebuah perusahaan bioteknologi yang berbasis di Inggris, Oxitec telah membiakkan jutaan nyamuk rekayasa genetika dalam upaya untuk mengekang reproduksi spesies yang menyebarkan berbagai penyakit berbahaya bagi manusia.

Perusahaan membuat nama dalam teknologi pengendalian hama biologis.

“Tim kami sangat bangga telah menerima persetujuan penting lainnya dari EPA. Perluasan upaya ini mencerminkan kemitraan yang kuat di tingkat lokal, negara bagian dan nasional," kata CEO Oxitec Gray Frandsen dalam sebuah pernyataan.

Oxitec menginformasikan bahwa dua proyek percontohan telah disetujui termasuk proyek Delta Mosquito Control and Vector District (Delta MVCD) di California dan inisiatif Florida Keys Mosquito Control District (FKMCD) di Florida.

Persetujuan terbaru juga merupakan perpanjangan dari Izin Penggunaan Eksperimental (EUP) yang diberikan pada tahun 2020 oleh EPA untuk proyek percontohan di Florida Keys yang sedang berlangsung dan mencatat keberhasilan pada tahun 2021.

Oxitec menginformasikan bahwa teknologi pengendalian hama biologis aman, berkelanjutan dan tidak membahayakan serangga bermanfaat seperti lebah dan ngengat.

Metode tersebut terbukti berhasil mengendalikan nyamuk Aedes aegypti pembawa demam berdarah. Wabah demam berdarah telah melanda masyarakat di Florida, California dan negara bagian AS lainnya.

Menurut Oxitec , tujuannya adalah untuk mengurangi penyebaran penyakit berbahaya yang dibawa nyamuk seperti demam berdarah, Zika, demam kuning, dan chikungunya.

Menurut data perusahaan, sejak pertama kali terdeteksi di California pada 2013, spesies Aedes aegypti telah menyebar dengan cepat ke lebih dari 20 kabupaten di seluruh negara bagian dan meningkatkan risiko wabah penyakit.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved