Bisa Picu Kiamat, Peristiwa Geologis Dahsyat Terjadi 27,5 Juta Tahun Sekali
Minggu, 27 Maret 2022 - 23:29 WIB
loading...
A
A
A
Peristiwa ini termasuk waktu kepunahan laut dan non-laut, peristiwa anoksik laut besar, letusan basal banjir kontinental, fluktuasi permukaan laut, denyut global magmatisme intraplate, dan waktu perubahan tingkat penyebaran dasar laut dan reorganisasi lempeng.
"Hasil kami menunjukkan bahwa peristiwa geologis global umumnya berkorelasi. Tampaknya datang dalam denyut nadi dengan siklus sekitar 27,5 juta tahun yang mendasarinya," katanya.
BACA JUGA: Cara Update Chrome di Laptop, Mudah dan Cepat
Ahli geologi telah menyelidiki siklus potensial dalam peristiwa geologi untuk waktu yang lama. Kembali pada tahun 1920-an dan 30-an. Para ilmuwan pada zaman itu telah menyarankan bahwa catatan geologis memiliki siklus 30 juta tahun.
Sementara pada tahun 1980-an dan 90-an para peneliti menggunakan tanggal terbaik peristiwa geologis pada saat itu untuk memberi mereka kisaran panjang antara 'pulsa' 26,2 hingga 30,6 juta tahun.
Sebuah studi yang diterbitkan pada akhir 2020 oleh penulis yang sama menyarankan bahwa tanda 27,5 juta tahun ini adalah saat kepunahan massal terjadi.
"Hasil kami menunjukkan bahwa peristiwa geologis global umumnya berkorelasi. Tampaknya datang dalam denyut nadi dengan siklus sekitar 27,5 juta tahun yang mendasarinya," katanya.
BACA JUGA: Cara Update Chrome di Laptop, Mudah dan Cepat
Ahli geologi telah menyelidiki siklus potensial dalam peristiwa geologi untuk waktu yang lama. Kembali pada tahun 1920-an dan 30-an. Para ilmuwan pada zaman itu telah menyarankan bahwa catatan geologis memiliki siklus 30 juta tahun.
Sementara pada tahun 1980-an dan 90-an para peneliti menggunakan tanggal terbaik peristiwa geologis pada saat itu untuk memberi mereka kisaran panjang antara 'pulsa' 26,2 hingga 30,6 juta tahun.
Sebuah studi yang diterbitkan pada akhir 2020 oleh penulis yang sama menyarankan bahwa tanda 27,5 juta tahun ini adalah saat kepunahan massal terjadi.
Lihat Juga :