Ini Penjelasan Kenapa Astronot Perempuan Jarang Dikirim ke Luar Angkasa
Minggu, 27 Maret 2022 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Menurut R. Julian Preston, dari Komite Dewan Nasional Perlindungan Radiasi dan Badan Perlindungan Lingkungan AS, itu artinya resiko wanita terkena kanker paru-paru lebih besar dua kali lipat dari pria jika terkena radiasi pengion.
"Kami pelajari berdasarkan mereka yang selamat dari radiasi bom atom di Jepang, wanita lebih sensitif terhadap radiasi pengion yang menyebabkan kanker paru-paru daripada pria," katanya.
Namun, ambang batas radiasi NASA diperkirakan akan berubah dalam waktu dekat. Pada tahun 2021, NASA meminta panel ahli untuk mengubah batas radiasi kariernya menjadi 600 mSv untuk semua astronot dari segala usia.
Dosis 600 mSv itu diterjemahkan menjadi paparan yang akan diterima astronot selama empat ekspedisi enam bulan di ISS. Sebagai perbandingan, dosis radiasi tahunan rata-rata yang diterima oleh seseorang di Bumi adalah sekitar 3,6 mSv, menurut NASA, dibandingkan 300 mSv per tahun di ISS.
BACA JUGA: Ban Belakang Motor Lebih Cepat Botak, Ternyata Ini Penyebabnya
"Kami pelajari berdasarkan mereka yang selamat dari radiasi bom atom di Jepang, wanita lebih sensitif terhadap radiasi pengion yang menyebabkan kanker paru-paru daripada pria," katanya.
Namun, ambang batas radiasi NASA diperkirakan akan berubah dalam waktu dekat. Pada tahun 2021, NASA meminta panel ahli untuk mengubah batas radiasi kariernya menjadi 600 mSv untuk semua astronot dari segala usia.
Dosis 600 mSv itu diterjemahkan menjadi paparan yang akan diterima astronot selama empat ekspedisi enam bulan di ISS. Sebagai perbandingan, dosis radiasi tahunan rata-rata yang diterima oleh seseorang di Bumi adalah sekitar 3,6 mSv, menurut NASA, dibandingkan 300 mSv per tahun di ISS.
BACA JUGA: Ban Belakang Motor Lebih Cepat Botak, Ternyata Ini Penyebabnya
Lihat Juga :