Ilmuwan NASA Beri Peringatan Setelah Lapisan Es Seluas Kota Roma di Antartika Runtuh
Jum'at, 25 Maret 2022 - 14:04 WIB
loading...
A
A
A
“Ini adalah salah satu peristiwa keruntuhan paling signifikan di Antartika sejak awal 2000-an ketika Larsen B lapisan es hancur. Keruntuhan itu kemungkinan tidak akan memiliki efek besar, tapi itu pertanda (peringatan) apa yang mungkin akan terjadi selanjutnya," kata Dr Catherine Colello Walker, seorang ilmuwan bumi dan planet di NASA dan Lembaga Oseanografi Woods Hole dikutip SINDOnews dari laman The Guardian, Jumat (25/3/2022).
Walker menuturukan, lapisan es yang mengapung di atas lautan, memainkan peran penting dalam menahan es di lapisan paling dalam. Tanpa mereka, es mengalir lebih cepat ke laut, mengakibatkan kenaikan permukaan laut.
![Ilmuwan NASA Beri Peringatan Setelah Lapisan Es Seluas Kota Roma di Antartika Runtuh]()
Lapisan es Conger telah menyusut sejak pertengahan 2000-an, tetapi hanya secara bertahap hingga awal 2020. Pada 4 Maret tahun ini, lapisan es tampaknya telah kehilangan lebih dari setengah luas permukaannya dibandingkan dengan pengukuran Januari sekitar 1.200 km persegi.
Baca juga; Dihantam Gelombang Panas Bersamaan, Suhu di Kutub Utara dan Selatan Meroket
Peter Neff, seorang ahli glasiologi dan asisten profesor penelitian di University of Minnesota, mengatakan bahwa melihat runtuhnya lapisan es kecil di Antartika Timur adalah sebuah kejutan.
Walker menuturukan, lapisan es yang mengapung di atas lautan, memainkan peran penting dalam menahan es di lapisan paling dalam. Tanpa mereka, es mengalir lebih cepat ke laut, mengakibatkan kenaikan permukaan laut.

Lapisan es Conger telah menyusut sejak pertengahan 2000-an, tetapi hanya secara bertahap hingga awal 2020. Pada 4 Maret tahun ini, lapisan es tampaknya telah kehilangan lebih dari setengah luas permukaannya dibandingkan dengan pengukuran Januari sekitar 1.200 km persegi.
Baca juga; Dihantam Gelombang Panas Bersamaan, Suhu di Kutub Utara dan Selatan Meroket
Peter Neff, seorang ahli glasiologi dan asisten profesor penelitian di University of Minnesota, mengatakan bahwa melihat runtuhnya lapisan es kecil di Antartika Timur adalah sebuah kejutan.
Lihat Juga :