Bukan hanya Nuklir, Rusia - China Dicurigai Siap Terjunkan Yajuj dan Majuj
Kamis, 24 Maret 2022 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
Dalam Perang Yajuj dan Majuj pra-Mesias, ada referensi tentang apa yang dapat dipahami sebagai perang termo-nuklir global, klaimnya.
Bagian itu menyebutkan seorang raja yang tingginya mencapai 13 kaki, dengan perang yang dilakukan oleh tentara raksasa yang bahkan mungkin telah ditingkatkan secara genetik.
Para peneliti di Jamestown Foundation menulis: "Pada akhirnya, kemajuan bioteknologi saat ini mungkin terbukti revolusioner, dan implikasi strategisnya, baik untuk kedokteran atau militer atau daya saing nasional agregat, baru saja mulai dihargai."
Direktur Intelijen Nasional AS John Ratcliffe membuat klaim tersebut dalam sebuah editorial surat kabar. Dia menyebut China merupakan ancaman terbesar bagi Amerika saat ini.
Dalam editorial WSJ, Ratcliffe menyebut sebelumnya upaya intelijen AS berfokus pada anti-terorisme dan Rusia. Namun belakangan ini AS mengalihkan sumber daya mereka untuk berfokus pada China.
Bagian itu menyebutkan seorang raja yang tingginya mencapai 13 kaki, dengan perang yang dilakukan oleh tentara raksasa yang bahkan mungkin telah ditingkatkan secara genetik.
Para peneliti di Jamestown Foundation menulis: "Pada akhirnya, kemajuan bioteknologi saat ini mungkin terbukti revolusioner, dan implikasi strategisnya, baik untuk kedokteran atau militer atau daya saing nasional agregat, baru saja mulai dihargai."
Direktur Intelijen Nasional AS John Ratcliffe membuat klaim tersebut dalam sebuah editorial surat kabar. Dia menyebut China merupakan ancaman terbesar bagi Amerika saat ini.
Dalam editorial WSJ, Ratcliffe menyebut sebelumnya upaya intelijen AS berfokus pada anti-terorisme dan Rusia. Namun belakangan ini AS mengalihkan sumber daya mereka untuk berfokus pada China.
Lihat Juga :