Penemuan Bangkai Kapal Penangkap Ikan Paus Abad Ke-19, Ternyata Diawaki Para Budak

Kamis, 24 Maret 2022 - 09:23 WIB
loading...
Penemuan Bangkai Kapal...
Bangkai kapal penangkap ikan paus dari abad ke-19 telah diidentifikasi di dasar laut di Teluk Meksiko. Tim ahli memastikan bahwa kapal tersebut tenggelam 26 Mei 1836. Foto/Live Science/NOAA
A A A
MEKSIKO - Bangkai kapal penangkap ikan paus dari abad ke-19 telah diidentifikasi di dasar laut di Teluk Meksiko. Tim ahli memastikan bahwa kapal tersebut tenggelam 26 Mei 1836, saat para awak sedang berburu paus sperma.

Penemuan itu diumumkan dikeluarkan oleh perwakilan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) pada Rabu 23 Maret 2022. Para peneliti di atas Kapal NOAA Okeanos Explorer melihat bangkai kapal itu pada 25 Februari di kedalaman 1.800 meter.

Kapal penangkap paus itu dibangun pada tahun 1815 dan digunakan selama 20 tahun. Kapal sepanjang 19,5 meter itu digunakan untuk menangkap paus yang melintasi Teluk, Samudra Atlantik, dan Karibia. Kapal itu karam dihantam badai yang menghancurkan lambungnya dan mematahkan tiangnya.

Baca juga; 240 Tahun Tenggelam, Bangkai Kapal Penjelajah Inggris James Cook Ditemukan

Daftar kru untuk pelayaran terakhir hilang di laut, tetapi catatan kapal masa lalu menunjukkan di antara kru kapal adalah penduduk asli Amerika dan keturunan kulit hitam bebas dari orang Afrika yang diperbudak. Penemuan bangkai kapal tersebut dapat memberikan petunjuk penting tentang peran yang dimainkan oleh pelaut kulit hitam dan penduduk asli Amerika dalam industri maritim Amerika.

NOAA menyebutkan, meskipun ada 214 pelayaran penangkapan ikan paus melintasi Teluk dari tahun 1780-an hingga 1870-an, ini adalah satu-satunya kapal karam yang diketahui di wilayah tersebut. Penemuan ini bisa mengungkap sejarah industri maritim Amerika Serikat di masa lalu

"Kapal penangkap ikan paus abad ke-19 ini akan membantu kita belajar tentang kehidupan pelaut kulit hitam dan penduduk asli Amerika dan komunitas mereka. Termasuk, tantangan besar yang mereka hadapi di darat dan di laut," kata Wakil Menteri Perdagangan AS Don Graves dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Kamis (24/3/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
Ubah Nama Teluk Meksiko...
Ubah Nama Teluk Meksiko Jadi Amerika, Google Digugat
Membongkar Kisah Bahtera...
Membongkar Kisah Bahtera Nuh: Antara Iman dan Nalar
Google Maps Ubah Nama...
Google Maps Ubah Nama Teluk Meksiko Jadi Amerika
Bangkai Makhluk Aneh...
Bangkai Makhluk Aneh Bergigi Tajam Ditemukan Membusuk di Hutan Bakau
YouTuber Korea Korban...
YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Rekomendasi
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved