Ketahuan Akali Skor Benchmark, Samsung Akhirnya Minta Maaf

Senin, 21 Maret 2022 - 00:11 WIB
loading...
Ketahuan Akali Skor...
Samsung dituduh telah melakukan kecurangan untuk mendapat hasil skor benchmark maksimal. FOTO/ IST
A A A
SEOUL - Beberapa waktu lalu, Samsung dituduh telah melakukan kecurangan untuk mendapat hasil skor benchmark maksimal. Kecurangan yang dimaksud adalah dengan menyisipkan aplikasi bawaan bernama Game Optimizing Service (GOS).

BACA JUGA - Samsung Galaxy A21 Meledak, Pesawat Alaska Airline Mendarat Darurat

GOS sendiri telah terpasang di banyak smartphone Samsung, termasuk lini terbaru Samsung Galaxy S22 Series. Dengan GOS, hasil skor benchmark yang muncul juga tidak mewakili kinerja smartphone yang sebenarnya.

Penggunaan GOS ini telah menyebabkan menyebabkan empat smartphone Samsung didepak dari situs benchmark populer, Geekbench. Dan baru-baru ini, pihak Samsung pun meminta maaf, seperti dilansir dari Gizmochina, Minggu (20/3/2022).

Samsung dengan cepat mengakui kesalahannya dan menyebut penggunaan GOS dimaksudkan untuk membatasi kinerja smartphone sehingga dapat mengurangi pemanasan CPU dan memperpanjang masa pakai baterai.

Permintaan maaf pun keluar dari mulut Wakil Ketua dan co-CEO Samsung Electronics, Han Jong-Hee dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas kontroversi GOS dan mengaku akan mulai menghargai pelanggan.

"Kami tidak bisa mempertimbangkan dengan baik kebutuhan konsumen kami. Kedelannya kami akan mendengarkan suara pengguna kami dengan hati-hati dan memberikan mereka kualitas dan layanan terbaik agar kejadian serupa tidak terulang lagi," katanya.

Samsung saat ini mulai merilis tambalan perangkat lunak ke smartphone yang disusupi GOS agar seluruh batasan bisa terbuka. Tapi tampaknya distribusinya belum merata ke seluruh wilayah.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Samsung Akui Tak Berdaya...
Samsung Akui Tak Berdaya Hadapi Gempuran Produk China
Ini Pemicu Samsung Berhenti...
Ini Pemicu Samsung Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Alasan Galaxy S26 Ultra...
Alasan Galaxy S26 Ultra Disebut AI Phone Paling Matang untuk Kerja Mobile di 2026
Samsung Umumkan Berhenti...
Samsung Umumkan Berhenti Jualan TV dan Perangkat Elektronik
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Dua Lipa Gugat Samsung...
Dua Lipa Gugat Samsung Rp260 Miliar Gara-gara Foto Dipakai di Kardus TV Tanpa Izin
Samsung Luncurkan Hearapy,...
Samsung Luncurkan Hearapy, Aplikasi untuk Mengurangi Mabuk Perjalanan
Rekomendasi
Prabowo dan Lukashenko...
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030
Kapolri Anugerahi Medali...
Kapolri Anugerahi Medali Kehormatan ke Prabowo, Bukti Kuatnya Sinergi Pemerintah-Polri
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Berita Terkini
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved