Inggris Ciptakan Monster Ayam Frankenchickens untuk Industri Makanan

Jum'at, 18 Maret 2022 - 16:46 WIB
loading...
A A A
Karena cepatnya mereka tumbuh, ayam ini jadi jarang bergerak, berjuang untuk berjalan, terbakar oleh kotorannya sendiri, menderita serangan jantung, dan dagingnya berlumuran lemak.

"Kami menyebutnya 'Frankenchickens' karena mereka telah menciptakan monster genetik, hewan yang menjalani kehidupan kesengsaraan yang tak terhindarkan," katanya.

BACA JUGA: Jerman Peringatkan Penggunaan Anti-Virus rusia, Kaspersky: Itu Politis!

The Humane League mengklaim bahwa komplikasi kesehatan yang melekat pada "Frankenchickens" juga dapat mengganggu daging yang mereka hasilkan.

Bekas yang disebut "luka bakar hock" dikatakan tertinggal ketika amonia yang ditemukan dalam kotoran ayam terbakar melalui kulit kaki ayam. Luka ini diketahui membuat pelanggan kecewa, dan begitu banyak produsen daging sekarang mengambil langkah-langkah untuk menghilangkannya sebelum dijual.

Sementara itu, kondisi yang dikenal sebagai penyakit otot hijau mengubah daging ayam tersebut menjadi warna hijau kekuningan. Meski berwarna, namun kondisinya tidak merusak cita rasa daging atau membuatnya tidak aman untuk dimakan.

Pengacara Edie Bowles, yang mewakili The Humane League mengatakan kalau apa yang dilakukan pemerintah melanggar hukum. Bowless menegaskan kalau The Department of Food Environment and Rural Affairs [Defra] membiarkan ini terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
Rekomendasi
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved